Empat F-35 Israel Kabur Setelah Terkunci S-300 – Militer.or.id

Militer.or.id – Empat F-35 Israel Kabur Setelah Terkunci S-300 – Militer.or.id.

Jet tempur siluman F-35i © Angkatan Udara Israel via Times of Israel

Militer.or.id – Kantor berita Suriah, SANA telah mengungkapkan bahwa radar sistem S-300 mampu mendeteksi serta mengunci jet tempur F-35I Angkatan Udara Israel (IAF) setelah sistem tersebut dialihkan ke Suriah oleh Rusia, seprti dilansir dari laman Bao Dat Viet.

Dalam beberapa hari terakhir, Israel telah mengerahkan skuadron tempur F-35I untuk terbang di sepanjang perbatasan Suriah, menjelajahi operasi sistem pertahanan udara S-300 yang canggih. Dalam proses patrolinya di sepanjang perbatasan Suriah hingga Lebanon, radar S-300 mendeteksi dan memantau seluruh perjalanan dari empat F-35.

Berdasarkan data yang diperoleh dari radar sistem S-300, jelas menujukkan bahwa itu adalah jet tempur siluman F-35 IAF. Setelah radar memonitor dan mengunci target, empat jet tempur F-35I “Adir” Israel segera menjauh dari jangkauan efektif S-300.

Fakta ini telah menyangkal semua pernyataan sebelumnya oleh para jenderal dan ahli militer Barat bahwa jet tempur F-35 tidak dapat dideteksi oleh radar yang terpasang di sistem rudal anti-pesawat yang ada saat ini.

HARUS BACA :  Kabar KF-X/ IF-X dari Indo Defence 2018
HARUS BACA :  PLA Akan Mendapat Antena Rudal Anti Jamming

Sebagai perbandingan, beberapa waktu yang lalu sebuah situs web penerbangan sipil FlightRadar2 juga telah melacak keberadaan jet tempur siluman Israel tersebut.

Data FlightRadar24 pada tanggal 23 Juli menunjukkan pesawat tempur siluman F-35I beroperasi di wilayah utara Israel. Militer Israel sendiri juga telah membuat beberapa hipotesis bahwa F-35I telah memaparkan data penerbangan, termasuk kegagalan pilot untuk melepaskan lokus jet tempur siluman itu.

Sumber di FlightRadar24 menunjukkan bahwa jet tempur F-35I dengan kode AF351F, lepas landas dari Pangkalan Udara Nevatim, terbang di atas Jalur Gaza dan menuju ke arah laut.

HARUS BACA :  Boeing Expands Support for Royal Australian Air Force F/A-18 Fleet

F-35I telah terbang di sepanjang pantai dengan kecepatan maksimum 1.175 km/jam, sebelum mencapai kepulauan diatas wilayah Haifa, dekat perbatasan Israel-Lebanon. Seluruh perjalanan itu berlangsung selama sekitar satu jam, sebut FlightRadar24.

Meskipun ada banyak alasan yang diberikan oleh Israel untuk menjelaskan eksposur jet siluman, namun itu tidak cukup untuk menghilangkan kecurigaan bahwa F-35I ini tidak sesiluman yang diiklankan. Dengan demikian, pertemuan F-35I dengan S-300 di Suriah merupakan tantangan yang tidak akan berani dilewati oleh Israel.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Prancis Ungkap Desain Jet Tempur Generasi Ke-6 – Militer.or.id

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here