Indonesia Tidak Akan Batalkan Akuisisi Su-35 – Militer.or.id

Militer.or.id – Indonesia Tidak Akan Batalkan Akuisisi Su-35 – Militer.or.id.

Su-35 Rusia. (Dmitry Pichugin via commons.wikimedia.org)

Singapura – Jakartagreater.com – Indonesia tidak akan membatalkan kesepakatan akuisisi Jet tempur Rusia Su-35, meskipun ada sanksi terhadap Federasi Rusia. Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryachdu, mengatakan kepada koresponden TASS pada hari Sabtu, 20-10-2018 di akhir pertemuan para Menteri Pertahanan ASEAN dan Mitra Dialog (SMOA plus) di Singapura.

“Saya tidak akan pernah membatalkannya. Kami melanjutkan pelaksanaan kontrak,” katanya, menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan menangguhkan perjanjian karena sanksi Amerika Serikat.

HARUS BACA :  Dubes Azerbaijan Minta Dukungan RI untuk Nagorno-Karabakh

Rymizard juga mengatakan bahwa Jakarta mengharapkan untuk mendapatkan Jet tempur Rusia sesegera mungkin, dan pengiriman akan dimulai setelah perjanjian terbaru antara beberapa departemen Indonesia selesai.

“Indonesia mengandalkan pengiriman awal Jet tempur itu, kami tertarik dengan ini,” kepala departemen itu menekankan. Menurut dia, “pihak-pihak terkait sudah mulai menerapkan perjanjian.” Pada saat yang sama, “Saya harus menyelesaikan masalah koordinasi terakhir, menyelesaikan beberapa poin dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Perdagangan, ini terkait dengan prosedur untuk membayar kontrak,” kata kepala departemen. “Dari Kementerian Pertahanan, semua masalah telah diselesaikan,” tambahnya.

HARUS BACA :  Rusia Bentuk Komisi untuk Selidiki Insiden Admiral Kuznetsov – Militer.or.id
HARUS BACA :  Ini Alasan, Mengapa Kapal Selam Rusia yang Terbaik

Penandatanganan kontrak dengan Indonesia untuk pasokan 11 Jet tempur Su-35 mulai diketahui awal tahun ini. Negara ini telah menjadi pembeli kedua dari sejumlah Jet tempur Su-35 setelah China. Namun, sebelumnya, surat kabar Kommersant, mengutip sumber, mengatakan bahwa mengirim Su-35 ke Indonesia ditunda karena tekanan dari Amerika Serikat di Jakarta. Menurut surat kabar itu, pesawat pertama seharusnya datang ke Indonesia pada bulan Oktober, tetapi ini tidak terjadi.

HARUS BACA :  IAI Seeks Head-to-Head Shootout with General Atomics on AIR 7003
HARUS BACA :  Satgas Yonif Raider 515 Kostrad Perbaiki Saluran Air Milik Warga

Su-35 adalah multi-tujuan super-manuver dari generasi 4 ++ Rusia, dilengkapi dengan radar onboard dengan phased antenna array, serta mesin dengan vektor yang dikendalikan. Dapat mencapai kecepatan hingga 2,5 ribu km/jam, jangkauan penerbangannya mencapai 3,4 ribu km, radius tempurnya sekitar 1,6 ribu km. Pejuang bersenjata dengan meriam 30 mm dan memiliki 12 hard point untuk bom dan Rudal.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here