India Bayar Uang Muka Rafale Sebesar 4 Miliar Dollar

Militer.or.id – India Bayar Uang Muka Rafale Sebesar 4 Miliar Dollar.

Jet tempur Dassault Rafale Angkatan Udara India © Bikash Das via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Partai oposisi utama India telah menuduh pemerintah India korupsi, mengklaim bahwa harga setiap jet tempur Rafale di bawah kesepakatan saat ini telah naik secara signifikan tanpa alasan yang tepat dibandingkan dengan kesepakatan sebelumnya selama masa jabatan mereka, seperti dilansir dari laman Sputnik.

Di tengah tuduhan korupsi dalam kesepakatan Rafale senilai $ 8,7 miliar, pemerintah India telah melakukan pembayaran sebagian uang muka sekitar $ 4 miliar ke Prancis untuk 36 jet tempur yang akan dilantik oleh Angkatan Udara India mulai September 2019.

HARUS BACA :  Lokasi Markas Komando Armada 3 Belum Diputuskan

Seorang pejabat pemerintah mengatakan kepada Sputnik bahwa pemerintah India tak akan terpengaruh oleh kemarahan pihak oposisi dan melakukan pembayaran dengan syarat yang telah disepakati dengan Prancis.

Jet tempur Rafale pesanan Angkatan Udara India © The Indian Express

Kami telah melakukan pembayaran pada pihak Prancis lebih dari $ 4 miliar sebagai bagian dari syarat dan ketentuan yang disepakati pada saat penandatanganan kontrak. “Jet Rafale pertama diharapkan tiba pada September mendatang”, kata seorang pejabat pemerintah kepada Sputnik pada hari Selasa.

HARUS BACA :  Excalibur Army Ceko Tawarkan Modernisasi Tank T-72 Scarab
HARUS BACA :  Latihan Towing KRI Usman Harun dan Kapal Perang Bangladesh

Sementara itu, Rahul Gandhi, Presiden partai oposisi utama India, Kongres Nasional India pada hari Selasa mengatakan bahwa kasus kesepakatan jet Rafale adalah kasus terbuka dan tertutup.

“Pada hari ketika penyelidikan dimulai perihal jet Rafale, hanya masalah waktu bahwa PM (Modi) akan masuk penjara. Tidak kurang”, kata Rahul.

Tokoh oposisi itu juga mengatakan bahwa kemungkinan besar penyelidikan akan dimulai di Prancis terhadap kesepakatan itu karena mantan Presiden Prancis Francois Hollande telah memicu pertikaian besar bulan lalu ketika dia mengatakan bahwa pemerintah Prancis tidak memiliki suara dalam memilih mitra komersial India untuk pengiriman offset sesuai pada kesepakatan itu.

HARUS BACA :  J-20 China Berhasil Selesaikan Latihan Tempur di Laut

Rahul Gandhi juga telah mempertanyakan kunjungan menteri pertahanan India Nirmala Sitharaman, awal bulan ini, ke fasilitas produksi dari pabrikan Dassault Aviation Prancis di mana jet Rafale akan dipasok ke India sedang diproduksi. Rahul Gandhi menuduh bahwa dia mengunjungi Prancis dalam upaya untuk menutupi kesalahan dalam kesepakatan itu.

Pekan lalu, pemerintah India mengajukan rincian proses pengambilan keputusan untuk pembelian Rafale di hadapan Mahkamah Agung India pada 10 Oktober ketika mendengar petisi.

HARUS BACA :  Lokasi Markas Komando Armada 3 Belum Diputuskan

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  RTN Held a Ceremony to Take Delivery of Five New Helicopter into the Naval Aviation

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here