Layaknya prajurit, artileri besar memiliki hak-hak mereka sendiri. Mereka punya nama, kepribadian, biografi, dan sejarah mereka sendiri. Gustav dan Dora, Thor dan Little David, Davey Crockett dan Satan, mereka semua telah melihat pertempuran dari waktu ke waktu.

Berikut adalah beberapa senjata artileri yang paling menarik dan paling penting dalam sejarah.

trebuchet-photo-u1

Trebuchet

Ketapel besar trebuchet bisa disamakan dengan meriam Gustav pada eranya. Dengan menggunakan prinsip di sederhana trebuchet pada dasarnya hanya sling supersized, Trebuchets mampu melontarkan batu artileri seberat beberapa ratus pound sampai setengah mil jauhnya, membuat ini alat ini menjadi senjata artileri berat pertama dalam sejarah.

paladin-self-propelled-artillery-photo-u2

M109 Paladin Self-Propelled Artillery

Jangan menyebutnya “tank.” Paladin adalah Self-Propelled Artillery, seperti salah satu senjata besar pada masa dahulu, tapi tanpa perlu truk atau traktor untuk menariknya. Meriam 155 mm sebagai senjata utama Paladin dapat menembakkan enam putaran dalam satu menit dengan jarak 11 mil.

Dengan secara bertahap menurunkan barel dan kekuatan muatan, Paladin bisa mendapatkan setengah lusin tembakan untuk memukul target yang sama pada waktu yang sama. Atau, dapat menyesuaikan sedikit, dan meledakkan seluruh kelompok tank secara bersamaan.

Kemudian, dapat bergeser turun di 35 mph, menyetel kembali dan melakukannya lagi. Jadi, pada saat musuh membalas dengan menembaknya Paladin sudah tidak ada di tempat yang sama.

big-bertha-photo-u1

Big Bertha

Big Bertha adalah nama yang diberikan untuk howitzer super berat era perang dingin yang diproduksi di Jerman oleh Krupp, yang juga memproduksi Paris Gun, serta Gustav dan Dora. Bertha menembakkan meriam seberat 1.800 pon dengan jarak 8 mil. Senjata ini memiliki berat 94.000 pon, dan Jerman menggunakannya untuk menghancurkan benteng Rusia. Nama Bertha diambil dari Bertha Krupp, pewaris dan pemilik perusahaan.

karl-ger-t-aka-and-34-thor-and-34-photo-u1

Karl-Gerät, alias “Thor”

“Thor” jelas salah satu senjata yang juga menarik yang dihasilkan Jerman selama Perang dan sebagai senjata ridiculously besar meski tidak praktis. Thor bisa meluncurkan amunisi 2.100-pon, 24-inch hingga 37 mil jauhnya.

Thor adalah sistem artileri self-propelled, seperti Paladin howitzer modern. Senjata ini bisa menembak dan bergeser. Memang hanya bergeser dengan kecepatan 4 mph, tapi setidaknya dia tidak terjebak terus-terusan dis atu tempat.

the-v-3-london-guns-photo-u1

V-3 The London Gun

V-3 “London Gun” merupakan senjata teror besar yang belum diselesaikan Jerman, dan akan menjadi standar sepotong artileri terbesar sepanjang masa jika jadi. Barel meriam sepanjang 430 kaki panjang, dan tersembunyi di terowongan miring di pantai utara Eropa.

Mereka dalam posisi tetap, dan menunjuk satu target: London. Senjata yang menggunakan beberapa ruang propelan sepanjang laras yang akan digunakan untuk amunisi 310-pon melesat, mempercepat ke kecepatan hipersonik, dan mampu  mencapai jarak lebih dari 100 mil jauhnya.

Bahkan lebih menakutkan, senjata bisa menembak 300 putaran per jam. Jika digunakan maka meriam V-3 bisa dengan mudah meratakan London dalam hitungan jam.

NEXT

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here