Usai Bertengkar di Twitter, Trump Batalkan Bantuan Rp24 Triliun ke Pakistan

Amerika Serikat menangguhkan bantuan senilai US$1,66 miliar atau sekitar Rp24 triliun dalam bentuk bantuan keamanan ke Pakistan. Keputusan ini diambil sesaat setelah pemimpin kedua negara saling serang melalui Twitter.

“Bantuan keamanan sebesar US$ 1,66 miliar ke Pakistan ditangguhkan,” kata juru bicara Departemen Pertahanan Kolonel Rob Manning mengatakan kepada wartawan Selasa 20 November 2018.

Pada hari Minggu, Trump menulis di akun Twitter-nya bahwa Pakistan telah menerima dana miliaran dolar dari Amerika tetapi tidak melakukan apa pun untuk membantu Amerika Serikat dalam memerangi terorisme, termasuk di Afghanistan dan operasi untuk menangkap pemimpin kelompok al-Qaeda Osama Bin Laden.

HARUS BACA :  Intelijen Barat Akui Rudal Iran Bisa Sampai Eropa

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan sebagaimana dilaporkan Sputnik menanggapinya dengan mengatakan bahwa Amerika Serikat harus menilai efisiensi operasi militernya di Afghanistan bukannya membuat Pakistan menjadi kambing hitam atas kegagalannya di kawasan itu.

Pada bulan September, Pentagon juga menangguhkan bantuan senilai US$ 300 juta ke Islamabad, mengutip dugaan kegagalan pemerintah untuk memerangi Taliban dan kelompok bersenjata yang melakukan serangan lintas-perbatasan dari wilayah Pakistan ke Afghanistan.

HARUS BACA :  Sebentar Lagi Su-30MKI India Semakin Mantap
HARUS BACA :  India Setujui Pembelian Sistem Rudal $1,5M dari Rusia

Langkah Amerika itu terjadi setelah Washington pada Januari mengumumkan bahwa pihaknya menangguhkan bantuan keamanan senilai US$ 900 juta ke Islamabad sampai mengambil tindakan terhadap Taliban Afghanistan.

Trump meluncurkan kebijakan baru tentang Afghanistan pada bulan Agustus. Strategi tersebut termasuk meningkatkan jumlah pasukan di Afghanistan dan menekan Pakistan untuk melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk menindak kelompok garis keras yang telah menemukan tempat perlindungan di perbatasan negara.

HARUS BACA :  Buktikan Ancaman ke Amerika, Iran Pamerkan Serangan Drone Shahed 129

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here