Militer.or.id : Berita Militer Indonesia dan Dunia

Bos Saab: Jadwal Kirim Gripen E Sesuai Target

Militer.or.id – Bos Saab: Jadwal Kirim Gripen E Sesuai Target.

Jet tempur Gripen NG yang juga disebut sebagai Gripen E/F buatan Saab Swedia. © G4ng3r via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Saab tetap berada pada jalur untuk memberikan contoh produksi massal pertama dari Gripen E di kuartal ketiga tahun depan, dan juga berharap dapat menyelesaikan penjualan model C/D baru yang telah ditunda selama tahun 2018.

“Kami akan tetap sesuai dengan rencana tersebut dan mengirim dua pesawat pertama ke Angkatan Udara Brasil dan Angkatan Udara Swedia tahun depan. Semua berjalan sesuai rencana”, menurut CEO Saab Hakan Buskhe tanggal 16 Februari.

Dia menambahkan bahwa uji dan evaluasi purwarupa pertama berjalan dengan sangat baik. Saab memperoleh data dengan standar yang lebih baik dari yang sebelumnya di perkirakan. Prototipe kedua akan bergabung dengan armada pada akhir tahun ini.

“Selalu menantang untuk memiliki program ini, tapi jika itu tidak menantang, mungkin tidak akan menjadi produk yang bagus pada akhirnya”, catatnya sambil menjelaskan bahwa pengembangan kerja sebagai kemajuan yang “cukup baik”.

Saab sedang mengincar peluang potensial untuk menjual Gripen E ke negara-negara lain, termasuk Kanada, Finlandia dan Swiss, dia mengatakan “Kinerja pengiriman kami juga akan membuktikan bahwa kami memiliki produk yang siap pakai”.

Buskhe mengatakan Saab berharap dapat menyimpulkan penjualan baru Gripen C/D di akhir tahun lalu, akan tetapi sejumlah faktor termasuk proses politik di negara-negara pelanggan potensial mencegah hal ini terjadi.

“Jumlah kemungkinan kesepakatan tidak berubah”, tegasnya. “Kami memiliki beberapa diskusi intensif dengan sejumlah negara, dan ada kemungkinan besar dalam tahun ini”.

Dengan keputusan Angkatan Udara AS yang menunda kompetisi pelatih TX dari tahun lalu sampai sekitar pertengahan 2018, Buskhe pun mengatakan bahwa Saab juga telah menghabiskan “lebih dari yang diantisipasi” dalam kegiatan tersebut tahun lalu.

Bekerja dalam kemitraan dengan Boeing, pihaknya juga sedang mengejar kesepakatan untuk menyediakan 350 pesawat guna menggantikan Northrop T-38 milik USAF.

Artikel ini pertama kali diangkat oleh Flight Global.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *