BAE System Tawarkan Kredit Typhoon kepada Malaysia

Militer.or.id – BAE System Tawarkan Kredit Typhoon kepada Malaysia.

Jet tempur Eurofighter Typhoon Arab Saudi. © Gordon Zammit via Wikimedia Commons

Militer.or.id – BAE Systems akan memberikan kesepakatan pembiayaan yang didukung oleh pemerintah Inggris jika Malaysia memutuskan mengganti armada jet tempurnya dengan Eurofighter Typhoon, tutur pejabat senior perusahaan, seperti di lansir dari laman Reuters.

Malaysia telah bertahun-tahun mempertimbangkan untuk membeli Rafale Prancis dan Eurofighter Typhoon, yang dibangun oleh konsorsium Eropa termasuk BAE System asal Inggris, yang berencana untuk mengakuisisi hingga 18 jet tempur baru menggantikan MiG-29 Rusia yang sebagian besar dikandangkan.

Kontes tersebut, berpotensi senilai lebih dari $ 2 miliar, adalah salah satu kesepakatan jet tempur terbesar yang patut dipertimbangkan di Asia, meskipun sebuah keputusan untuk menunda karena pemilihan umum yang akan datang serta pergeseran fokus Malaysia untuk meningkatkan kemampuan pengawasan udara.

“Kami memiliki penawaran di atas meja. Harga ini sangat kompetitif dan kami telah menawarkan pembiayaan kepada pemerintah Inggris sehingga pemerintah Malaysia dapat melunasi pembayaran dalam waktu yang lebih lama”, kata Alan Garwood, Direktur Pengembangan Bisnis Grup untuk BAE Systems di Kuala Lumpur.

“Kami dapat menawarkan pelatihan, kemitraan lokal serta sejumlah pekerjaan kepada Malaysia”, tambahnya.

HARUS BACA :  Tentara Suriah Siap Lancarkan Serangan Pembebasan Idlib
HARUS BACA :  Dua Su-34 Rusia Direlokasi ke Garis Depan

Pembiayaan akan diberikan melalui lembaga kredit ekspor Ekspor Inggris.

BAE Systems, yang memimpin kampanye penjualan regional untuk Typhoon, dibangun bersama oleh BAE, Leonardo dan Airbus Italia. Perusahaan ingin melakukan perjalanan regional dengan penjualan jet tempur multi-peran kepada Malaysia.

BAE System yakin bahwa Malaysia akan tiba pada sebuah keputusan setelah pemilihan umum, yang akan diadakan pada bulan Agustus nanti.

“Saya merasa ada keinginan untuk bergerak maju dalam beberapa tahun mendatang”, jelas John Brosnan, Direktur pengelola BAE Systems Malaysia & Asia Tenggara.

“Kami ingin melihat sejumlah kemajuan yang dicapai setelah pemilihan umum, karena pemerintah cenderung membuat keputusan semacam ini sedikit lebih awal pada masa jabatan mereka”, tambahnya.

HARUS BACA :  Hadang Anti-Siluman, AS Tawarkan Patriot Pada Turki

Perekonomian Malaysia telah mulai pulih tahun lalu, setelah beberapa tahun sebelum itu mengalami pertumbuhan yang sangat lambat dan penurunan nilai mata uangnya karena harga minyak yang melemah.

“Kami pikir ada terbuka peluang di sana dengan penguatan posisi ekonomi”, kata Brosnan.

Jet tempur Rafale EM Angkatan Udara Mesir. © Ahmed XIV via Wikimedia Commons

BAE System tengah bersaing dengan Dassault Aviation, sang pembuat Rafale yang sampai saat ini dipandang sebagai kandidat terdepan untuk pengadaan jet tempur Malaysia.

HARUS BACA :  Dua Su-34 Rusia Direlokasi ke Garis Depan

Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak pada bulan Maret tahun lalu menyebut, bahwa kesepakatan Rafale telah dibahas dalam kunjungan Presiden Perancis Francois Hollande ke Asia Tenggara, namun Malaysia masih belum siap untuk mengambil keputusan.

HARUS BACA :  Satgas Konga Unifil Meriahkan Beirut Marathon 2017 di Lebanon

Dassault mendapat kontrak pada 2016 untuk menyediakan 36 unit jet tempur Rafale ke India, dan perusahaan tersebut masih dalam pembicaraan lanjutan guna melakukan penjualan tambahan ke New Delhi.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here