Lanal Banyuwangi Latih Calon Pilot BP3, Jungle Sea Survival

Militer.or.id – Lanal Banyuwangi Latih Calon Pilot BP3, Jungle Sea Survival.

Banyuawangi, Militer.or.id – Taruna-taruni Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan Banyuwangi (BP3) Angkatan XV mendapat pelatihan Jungle Sea Survival di hutan Selogiri dan di pantai Lanal Banyuwangi, Jawa Timur.

“Latihan jungle sea survival ini merupakan dasar mutlak diperlukan bagi setiap awak pesawat sebagai bekal dalam melaksanakan operasi penerbangan yang penuh tantangan dan beresiko tinggi,” terang Komandan Pangkalan TNI AL V (Danlanal) Banyuwangi, Letkol Laut (P) Suhartaya, pada Selasa 8 Mei 2018.

Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Suhartaya menyatakan, bahwa latihan Jungle sea survival diberikan kepada Taruna-taruni BP3 Angkatan XV agar mereka tahu dan paham tentang bagaimana bertahan hidup dalam situasi darurat.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari dan diikuti 17 Taruna BP3 yang terdiri dari (14 Taruna, 1 Taruni, 2 Anggota Polri udara) adapun materi Jungle Survival antara lain Orientasi medan, Latihan PBB yang bertujuan untuk melatih kedisiplinan, Teori P3k, Teori dan praktek Jungle Seasurvival dan lintas medan.

HARUS BACA :  3 Kapal Perang Prancis dan Inggris Berlabuh di Tanjung Priok
HARUS BACA :  Wagub AAL Tinjau Latihan Karkata Yudha Taruna Korps Marinir

Lanal Banyuwangi Lantamal V lanjutnya, sejak dibentuknya Balai pendidikan dan pelatihan Penerbangan Banyuwangi (BP3) sudah bekerja sama dalam pembentukan karakter dan disiplin. Untuk instruktur dalam kegiatan tersebut semua dari Lanal Banyuwangi.

Komandan Lanal Banyuwangi disela-sela pelaksanaan latihan menyatakan bahwa latihan Jungle sea survival diberikan kepada Taruna-taruni Balai pendidikan dan pelatihan Penerbangan Banyuwangi (BP3) Angkatan XV agar mereka tahu dan paham tentang bagaimana bertahan hidup dalam situasi darurat.

HARUS BACA :  Pindad Ekspor Amunisi Hingga TNT ke Thailand

Sedangkan tujuan dari latihan jungle sea survival dasar ini tambahnya, yakni untuk mempersiapkan fisik maupun mental peserta, agar mampu mengahadapi keadaan darurat, baik didarat maupun dilaut untuk menyelamatkan diri pada saat terjadi musibah dalam misi penerbangan, sehingga peserta dapat bertahan hidup mencari tempat aman mudah dilihat oleh petugas search and rescue guna mendapatkan pertolongan.

HARUS BACA :  Kumdam Pattimura Tingkatkan Kesadaran Hukum, Kedisiplinan Prajurit

Dirinya berharap agar seluruh peserta bisa melaksanakan semua meteri latihan dengan baik sehingga mereka bisa dan mampu apabila sesuatu terjadi di dalam misi penerbangan. (Dispen Lantamal V)

HARUS BACA :  Diinstal di MiG-35, Rusia Uji Radar AESA Baru

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here