Latihan PPRC Bombardir Pulau Selaru

Militer.or.id – Latihan PPRC Bombardir Pulau Selaru.

Skenario latihan tempur yang dilakukan oleh Prajurit PPRC TNI, membuat pulau Selaru menjadi ramai dengan suara dentuman berbagai tembakan, baik yang dilakukan dari udara, laut maupun darat termasuk terjun payung dari prajurit Yonif 431 Kostrad.

Pulau Selaru, Militer.or.id – Prajurit TNI yang terlibat dalam latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI Tahun 2018 dan tergabung dalam Satuan Tugas Darat (Satgasrat), Satuan Tugas Laut (Satgasla) dan Satuan Tugas Udara (Satgasud) memborbardir pasukan musuh yang menduduki Pulau Selaru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku, pada Sabtu 12 Mei 2018.

HARUS BACA :  Diserang Militan, 100 Tentara Nigeria Tewas

Skenario latihan tempur yang dilaksanakan oleh Prajurit PPRC TNI di Pulau Selaru tersebut, membuat wilayah Maluku Tenggara Barat menjadi ramai dengan suara dentuman berbagai tembakan, baik yang dilakukan dari udara, laut maupun darat termasuk terjun payung dari prajurit Batalyon Infanteri Lintas Udara (Yonif) 431 Kostrad yang menghiasi langit di Pulau Selaru.

HARUS BACA :  Yonif Raider 514 Kostrad Gelar Karya Bhakti Pelebaran Jalan

Kegiatan skenario latihan dari masing-masing satgas di Pulau Selaru, diawali dengan Satuan Tugas Udara yang dipimpin oleh Dansatgasud Kolonel Pnb Meka Yudanto. Para personel Satgasud melakukan Serangan Udara Langsung (SUL) ke daratan Tanjung Tuwau dan Teluk Lemiang, dengan menggunakan Pesawat Tempur F-16 dari Skadron Udara Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

HARUS BACA :  Kasau Berikan Penghargaan Well Done Bagi 10 Crew C-130 Hercules A-1314

Selanjutnya, Satuan Tugas Laut yang dipimpin oleh Laksma TNI Irvansyah selaku Dansatgasla melaksanakan Bantuan Tembakan Kapal (BTK) dengan menggunakan KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Nala-363, KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 ke perairan Pulau Selaru.

Sementara itu, sebanyak 5 unit Tank Amfibi dan 12 Ran Ranfib diangkut menggunakan KRI Teluk Ende-517 dan Teluk Sampit-515 untuk memperkuat di daratan Tanjung Tuwau dan Teluk Lemiang. Satgasla dari Yon Marinir dipimpin oleh Danyon Marinir-3 Letkol Mar Prasetyo.

HARUS BACA :  Untuk Kedua Kalinya dalam Sehari, Jet Tempur AS Jatuh di Perairan Asia
HARUS BACA :  Siswa STIP Kunjungi Kapal Patroli Terbesar Bakamla RI

Untuk Satuan Tugas Darat dipimpin oleh Kolonel Inf Renal A. Sinaga sebagai Dansatgasrat. Satgasrat mengerahkan pasukan dari Yonif 431 Kostrad dengan kekuatan 110 Prajurit dipimpin oleh Danyonif 431 Mayor Inf A. Gede Rama.

Dengan penyerangan yang dilakukan oleh masing-masing satgas secara bersamaan tersebut, Pulau Selaru berhasil diduduki oleh Prajurit PPRC TNI tahun 2018. (Puspen TNI).

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here