Angkatan Laut Rusia Akan Terima Drone Nuklir Poseidon Tahun 2027

Militer.or.id – Angkatan Laut Rusia Akan Terima Drone Nuklir Poseidon Tahun 2027.

Render drone nuklir bawah laut Poseidon buatan Rusia© Russian MoD

Militer.or.id – Angkatan Laut Rusia akan mendapatkan kendaraan bawah laut tanpa awak alias drone bersenjata nuklir yang disebut Poseidon sebagai bahagian dari Program Persenjataan Negara saat ini untuk periode 2018-2027, menurut sumber di kompleks industri militer Rusia seperti dilansir dari laman TASS.

“Sistem Poseidon telah dimasukkan ke dalam Program Persenjataan Negara sampai tahun 2027 dan akan beroperasi bersama Angkatan Laut sebelum akhir program. Ini termasuk beberapa torpedo berkecepatan tinggi dengan unit bertenaga nuklir kecil”, katanya.

TASS masih belum memiliki konfirmasi resmi tentang informasi tersebut.

HARUS BACA :  Pencegat SM-6 Segera Lengkapi Perusak AEGIS Jepang

Sebelumnya di bulan Maret diberitakan bahwa warga Rusia telah memilih nama-nama untuk senjata terbaru dengan turut berpartisipasi dalam sebuah jajak pendapat disitus Kementerian Pertahanan Rusia

Status-6 (NATO: Kanyon), torpedo antar-benua otonom bertenaga nuklir buatan Rusia © Russian MoD via Youtube

Saat menyampaikan pidato kenegaraan dihadapan Majelis Federal Rusia pada 1 Maret, Presiden Rusia Vladimir Putin menyarankan agar para warga negaranya untuk memilih nama-nama atas kompleks laser tempur, drone bawah laut dan rudal jelajah bertenaga nuklir.

“Nama Peresvet memenangkan jajak pendapat untuk kompleks laser tempur. Kebanyakan warga memilih rudal jelajah bertenaga nuklir untuk diberi nama Burevestnik, sementara nama Poseidon dipilih untuk drone bawah air”, sebut sumber Kementerian Pertahanan Rusia.

Jajak pendapat di situs Kementerian Pertahanan Rusia berakhir pukul 20:00 waktu setempat (17:00 GMT) pada hari Kamis, sumber itu menambahkan. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Rusia bahwa persenjataan telah dinamai dengan sebutan yang populer seperti di masa lalu, militer biasanya akan memilih nama-nama untuk senjata dan peralatan militer tersebut.

HARUS BACA :  Pandangan Pakar Israel tentang S-300 Suriah – Militer.or.id

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Irak Telah Terima 21 Pesawat F-16 dari Amerika Serikat