Armada Gripen C/D Swedia Akan Upgrade Perangkat Lunak

Militer.or.id – Armada Gripen C/D Swedia Akan Upgrade Perangkat Lunak.

Jet tempur Gripen Angkatan Udara Afrika Selatan © Bob Adams via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Saab telah menerima kontrak senilai US $ 26 juta untuk upgrade perangkat lunak pada armada Gripen C/D Angkatan Udara Swedia (SwAF), seperti di lansir dari laman IHS Jane.

Pemberian kontrak dari Defense Materiel Administration (FMV) Swedia diumumkan oleh perusahaan pada tanggal 23 Mei, melibatkan peningkatan konfigurasi MS20 saat ini, yang telah diluncurkan sejak tahun 2016.

HARUS BACA :  Jalur Produksi Boeing "Super Hornet" Sibuk Hingga 2025

Secara khusus, upgrade akan dilakukan pada “kemampuan sentral” pesawat, termasuk sistem akuisisi target, perlindungan diri, komunikasi dan sistem antarmuka manusia-mesin (HMI), serta sejumlah dukungan utama dan sistem pelatihan.

HARUS BACA :  Jalur Produksi Boeing "Super Hornet" Sibuk Hingga 2025

Pekerjaan upgrade akan dilakukan di fasilitas Saab di Gothenburg, Jarfalla, Linkoping, dan Arboga, dengan pengiriman akan berlangsung antara tahun 2018 – 2020. SwAF memiliki 73 unit Gripen C kursi tunggal dan 24 unit Gripen D kursi tandem yang semuanya akan ditingkatkan menjadi standar MS20 (blok terakhir untuk Gripen C/D).

HARUS BACA :  Rusia Bentuk Komisi untuk Selidiki Insiden Admiral Kuznetsov – Militer.or.id

Pada dasarnya paket perangkat lunak MS20 ini termasuk integrasi dari rudal udara-ke-udara jarak jauh MBDA Meteor dan Boeing GBU-39 SDB-I, peningkatan mode radar, kemampuan dukungan udara digital, peningkatan konektivitas Link-16, peningkatan navigasi sipil, perlindungan kimia, biologi, radiologi dan nuklir (CBRN) untuk pilotnya, berkemampuan operasi malam menggunakan SPK 39 Modular Reconnaissance Pod II dan sistem pencegah benturan darat (GCAS).

HARUS BACA :  5 Kendaraan Lapis Baja Otokar di Eurosatory 2018

Sebanyak 60 unit Gripen E terbaru akan memasuki layanan antara tahun 2022 – 2026, SwAF awalnya dimaksudkan akan menghentikan armada Gripen C, sementara Gripen D akan dipertahankan untuk pelatihan pilot selama periode yang sama.

HARUS BACA :  Pembebasan Sandera di Tembagapura yang Penuh Risiko

Namun bulan Mei 2017, SwAF mengungkapkan kepada media bahwa mereka sedang mencari opsi alternatif untuk mempertahankan sejumlah pesawat yang lebih tua ini untuk menutupi kekurangan jumlah Gripen E.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here