Beberapa Rumor Tentang Spesifikasi LHD Type 075

Militer.or.id – Beberapa Rumor Tentang Spesifikasi LHD Type 075.

Militer.or.id – Berbobot 36.000 ton, kapasitas 28 helikopter, dengan mesin diesel 16PC2-6B berdaya 9.000 kW, Empat CIWS termasuk 2 peluncur HQ-10 dan 2 H/PJ-11. Ini sedikit lebih mendekati semua spesifikasi yang kami ketahui dari Tipe 075 LHD hingga saat ini, menurut keterangan situs East Pendulum.

Namun sebulan yang lalu, dari sejumlah sumber independen di China mengatakan, bahwa produsen kapal utama di Hudong-Zhonghua Shipyard telah membuat kemajuan “besar”, dan pemotongan lembaran baja pertama telah dilaksanakan sejak awal 2017.

Apakah itu artinya bahwa, enam tahun setelah peluncuran resmi proyek ini, kita akhirnya akan melihat blok pertama dari Type 075 di Shanghai? Apakah untuk zona konflik yang potensial seperti Taiwan atau Laut China Selatan, yang memerlukan kemampuan amfibi lengkap, termasuk “vertikal”, ataupun untuk setiap intervensi dukungan darat yang cepat di sepanjang Jalur Sutra maritim, memiliki kendaraan amfibi yang memadai tampaknya koheren dan krusial bagi Angkatan Laut China sebelum tahun 2025.

Ilustrasi desain LHD Type 075 Angkatan Laut China © Baoxiuyuan via East Pendulum

Oleh karena itu tidak mengherankan bahwa setidaknya menurut dua sumber baru-baru ini menyebutkan bahwa perusahaan telah memerintahkan peluncuran yang tegas untuk tiga unit lagi, ditambah dua unit sebagai opsi tambahan.

HARUS BACA :  Ini Dia Baju Militer Rusia Masa Depan

Karakteristik yang lebih rinci dari Type 075 juga telah bocor, setidaknya ini dalam bentuk elemen informal. Kapal tersebut panjangnya tak kurang dari 250 meter, lebar 33 meter. Ukuran dek penerbangannya masih belum diketahui namun akan ada enam titik untuk helikopter.

HARUS BACA :  US Approves $66 Million Sale of Mortar Rounds to Singapore

Tidak seperti LHD kelas Wasp milik Angkatan Laut AS ataupun kapal induk Izumo Jepang, Angkatan Laut China tak berencana untuk mengoperasikan pesawat VTOL Yak-144 atau F-35B dimasa depan, meskipun proyek pengembangan pesawat terkait saat ini sedang berjalan di Sichuan.

Ilustrasi desain LHD Type 075 Angkatan Laut China © Baoxiuyuan via East Pendulum

Tidak jelas untuk saat ini mengapa Angkatan Laut China rela mengurangi bobot LHD Type 075 per kuartal ketika awalnya direncanakan akan memiliki bobot lebih dari 40.000 ton.

HARUS BACA :  Pemimpin TNI Masa Depan Memiliki Tugas Tidak Ringan

Namun, itu akan mengikuti contoh kelas LPD Type 071 China yang memiliki bobot lebih dari 20.000 ton dengan kapal keenam saat ini sedang dibangun pada galangan Hudong-Zhonghua yang sama dengan setidaknya 2 hovercraft Type 726A. Kapal itu juga akan memiliki 1 tingkat untuk menyimpan helikopter dan 2 tingkat untuk kendaraan amfibi.

Mantan perwira Angkatan Laut China juga berbicara tentang sistem tempur dari seri ZKT, yang berbeda dari seri ZKJ yang digunakan oleh kebanyakan fregat dan kapal perusak Tiongkok.

HARUS BACA :  Filipina Akan Beli Helikopter Black Hawk AS

Seperti halnya Type 071 yang dilengkapi dengan Komando H/ZKT-1B, Type 075 ini juga akan menggabungkan sistem untuk komando armada dan operasi amfibi, akan tetapi tak akan dilengkapi peralatan anti-kapal atau peralatan dukungan tembak ke darat.

HARUS BACA :  Kuasai Iptek, Jika Tidak Ingin Terisolasi dalam Kehidupan

Terlepas dari sistem pertahanan diri jarak dekatnya seperti 2 rudal HQ-10 dan 2 CIWS H/PJ-11, yang sudah berada di kapal tempur utama China, LHD hanya akan dilengkapi dengan sistem seperti Type 726 untuk bagian kontrol elektronik dan Type 562 untuk kontrol torpedo, namun senjata anti-pesawat standar seperti H/HQ-9 dan HQ-16 tidak direncanakan.

LHD Type 075 akan sepenuhnya bergantung pada kapal pengawalnya untuk memastikan perlindungan anti-pesawat, anti-kapal dan anti-kapal selamnya, karena ini tautan data pada kapal transportasi-lapis baja akan dipasang secara otomatis.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Belanda Diperkirakan Segera Teken Kontrak MQ-9 Reaper

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here