Ukraina Aktifkan Lagi Sistem Rudal S-300V1

Militer.or.id – Ukraina Aktifkan Lagi Sistem Rudal S-300V1.

Angkatan Bersenjata Ukraina memperkuat pertahanan udara dan pertahanan rudal mereka dengan mengaktifkan kembali S-300V1, sistem pertahanan udara strategis yang unik © Youtube

Militer.or.id – Angkatan Bersenjata Ukraina telah memperkuat pertahanan udara dan pertahanan rudal mereka, dengan mengaktifkan kembali S-300V1, sistem pertahanan udara strategis yang unik, seperti dilansir dari laman Defence Blog.

Setelah runtuhnya Uni Soviet, dua unit militer yang dilengkapi dengan sistem anti rudal balistik S-300V1 berakhir di Ukraina.

HARUS BACA :  Sistem Rudal Poliment-Redut Memasuki Layanan Tahun 2019

Brigade rudal anti-pesawat ke-25 (A1181) dikerahkan di Stryi, wilayah Lviv dan Brigade rudal anti-pesawat ke-137 (A3024) di Uman, wilayah Cherkasy. Secara bertahap, kedua brigade yang dipersenjatai dengan sistem S-300V1 telah dibubarkan dari tahun 2002-2012, meskipun ada protes dari pihak militer.

Sejak tahun 2014, ketika sejumlah besar sistem pertahanan udara Ukraina tidak bisa beroperasi, ada dorongan kuat untuk mengembalikan sistem S-300V1 yang dirancang untuk melumpuhkan rudal balistik jarak pendek, jarak menengah, aeroballis dan rudal jelajah.

HARUS BACA :  India Keen to Buy MiG-29 from Malaysia

Semua sumber daya Ukraina difokuskan untuk memperbaiki dan memulihkan sistem yang ada yang mampu menahan ancaman dari sistem rudal Iskander dan rudal Kalibr Rusia.

Fitur unik sistem pertahanan udara S-300V1 terdiri dari satu-satunya sistem anti rudal balistik mobile yang sesungguhnya di dunia. Sistem S-300V1 adalah sistem rudal permukaan-ke-udara jarak jauh multi-kanal. Sistem ini dapat memberikan pertahanan teater dan pertahanan udara yang efektif.

HARUS BACA :  Aparat Upayakan Evakuasi 1300 Warga Banti-Kimbeli Timika

Sistem S-300V1 ini memiliki kekebalan yang tinggi terhadap jamming, oleh karena itu mampu menjatuhkan target udara dalam ECM berat dan serangan balasan, dalam segala cuaca, siang dan malam. Hanya sistem jenis ini yang dapat mengusir serangan rudal balistik atau jelajah jarak dekat dan menengah.

S-300V1 dimaksudkan untuk mengalahkan rudal balistik taktis dan jarak menengah, serta target aerodinamis pada jarak hingga 200 km. Sistem rudal ini dipasang pada kendaraan berlapis baja berantai dilengkapi dengan catu daya dan sistem navigasi mandiri, serta peralatan survei dan penentuan posisi.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here