Pentagon Klaim ‘Mitra Lebih Baik’ untuk Filipina daripada Rusia

Militer.or.id – Pentagon Klaim ‘Mitra Lebih Baik’ untuk Filipina daripada Rusia.

Dok. The Russian Foxtrot B-39 submarine sits at the Maritime Museum of San Diego. The ship was commissioned in 1974 near Leningrad, Russia. It carried a crew of 78 people and could dive to a depth of 985 feet. (commons wikipedia.org)

Moscow, Militer.or.id – (Sputnik) – Randall Schriver, asisten menteri pertahanan AS untuk urusan keamanan Asia dan Pasifik, memperingatkan pada hari Kamis 16-8-2018 bahwa pembelian peralatan militer Rusia oleh Filipina mungkin akan berdampak buruk terhadap kerja sama negara itu dengan Amerika Serikat, mengklaim bahwa Washington adalah mitra yang lebih baik untuk Manila daripada Moskow. Dirilis 15:04 16.08.2018Dapatkan URL pendek 13531/Sputnik

HARUS BACA :  3 Kapal Perang Prancis dan Inggris Berlabuh di Tanjung Priok

Pejabat AS itu menyampaikan laporan tentang rencana Manila untuk membeli alat berat Rusia, khususnya, kapal selam. “Jika mereka melanjutkan dengan pembelian peralatan utama Rusia, saya tidak berpikir itu adalah hal yang membantu untuk dilakukan dalam persekutuan kami dan saya pikir pada akhirnya kami bisa menjadi mitra yang lebih baik daripada Rusia,” kata Schriver, seperti dikutip oleh portal berita Rappler.

HARUS BACA :  Australia to Back Development of Supersonic Aerial Target System
HARUS BACA :  Polri Pesan 5000 Senjata ke PT Pindad

Filipina Tidak Akan Menyerah Pada Senjata Rusia Meskipun Ada Ancaman AS – Menteri Luar Negeri. Sebelumnya pada bulan Agustus 2018, media melaporkan bahwa Rusia telah menawarkan bantuan kepada pemerintah Filipina dalam pembelian kapal selam. Kesepakatan itu, khususnya, menyediakan alokasi pinjaman bersubsidi ke Manila, yang akan dibayar kembali selama beberapa tahun. Pihak berwenang Filipina sedang mempertimbangkan proposal tersebut.
Pada pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada 2 Agustus 2018, Menteri Luar Negeri Filipina Alan Peter Cayetano mengatakan bahwa Manila tidak akan menolak pembelian peralatan Rusia, bahkan dalam menghadapi kemungkinan AS. (Randall Schriver, Sputnik)

HARUS BACA :  Masa Depan F-35 Italia Masih Misteri di Bawah Pemerintah Baru
Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Turki Kerahkan 80 Kendaraan Militer ke Perbatasan Suriah

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here