Trump Akui AS Tertinggal dari Rusia dan China untuk Pasukan Antariksa – Militer.or.id

Militer.or.id – Trump Akui AS Tertinggal dari Rusia dan China untuk Pasukan Antariksa – Militer.or.id.

dok. Russian Aerospace Forces melakukan peluncuran “Soyuz-2.1V” baru dari Plesetsk Cosmodrome. (Mil.ru)

Militer.or.id – Pada bulan Juni 2018, Presiden AS Donald Trump memerintahkan Departemen Pertahanan negara untuk “segera memulai proses yang diperlukan untuk membentuk Angkatan Luar Angkasa sebagai cabang keenam angkatan bersenjata”, dirilis Sputniknews.com, pada Minggu 4-10-2018.

Berbicara saat safari “Make America Great Again” di Kentucky, Presiden AS Donald Trump mengakui bahwa Washington tertinggal di belakang Moskow dan Beijing dalam penciptaan pasukan antariksa.

HARUS BACA :  Laporan Media AS Telah Remehkan Su-57 Rusia

“Rusia sudah mulai, Cina sudah mulai. Mereka punya awal, tapi kita punya orang-orang terhebat di dunia, kita membuat peralatan terbesar di dunia, kita membuat roket, Rudal, dan tank terbesar, dan kapal di dunia, “Trump menggarisbawahi.

Pada awal Agustus 2018, Wakil Presiden Mike Pence merinci penciptaan Space Force Amerika yang baru, yang diharapkan menjadi cabang keenam Militer AS dan membantu memastikan “dominasi Amerika di ruang angkasa” pada tahun 2020.

HARUS BACA :  Mesir Beli Puluhan Ribu Amunisi Tank dari AS
HARUS BACA :  Prajurit dan PNS Makostrad Donor Darah

Dia menambahkan bahwa China sedang menciptakan Kekuatan Dukungan Strategis Angkatan Darat Pembebasan Rakyat (PLA), yang bertugas mengembangkan dan mempertahankan kemampuan ruang PLA, mendorong AS untuk menanggapi dengan cara yang sama.

Tak lama setelah Trump mengumumkan pembentukan Space Force AS pada bulan Juni 2018, Sekretaris Angkatan Udara Heather Wilson mengeluarkan memo untuk penerbang di mana dia memperingatkan bahwa proses pembentukan cabang militer baru akan memakan waktu dan itu bisa menghabiskan biaya setidaknya 13 miliar dolar, untuk mengubah Space Force menjadi kenyataan.

HARUS BACA :  Inggris Akan Jual Teknologi Radar dan Hardware ke Cina

Pasukan Ruang Angkasa Rusia adalah bagian sub divisi dari Angkatan Udara Rusia, yang ditugaskan untuk memastikan kedaulatan udara Rusia, mempromosikan peringatan dini kedirgantaraan dan mengoperasikan satelit militer negara itu, termasuk sistem navigasi GLONASS.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Pasukan Gabungan Sisir Pelabuhan Aden, Yaman