Radar AH-64E Korea Selatan Gagal Kenali Sejumlah Target – Militer.or.id

Militer.or.id – Radar AH-64E Korea Selatan Gagal Kenali Sejumlah Target – Militer.or.id.

Helikopter AH-64D Apache Longbow © US Army via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Radar pengendali tembakan di helikopter Apache Korea Selatan tidak dapat mendeteksi target dengan benar karena gangguan perangkat lunak dan tak adanya kemampuan deteksi angkatan laut, menurut laporan Defense News.

Enam dari 36 helikopter tempur AH-64E Korea Selatan, yang dibeli melalui Penjualan Militer Asing dilengkapi dengan radar kendali tembak Longbow dari Lockheed Martin, namun, selama uji operasional serangan udara antara akhir Oktober hingga November, radarnya gagal mendeteksi jumlah target lawan menurut laporan Defense Acquisition Program Administration (DAPA), Korea Selatan.

HARUS BACA :  Tim K 9 Taipur Kostrad Siap Tampil di HUT ke-72 TNI

Radar tersebut, tambah laporan itu, dirancang untuk mampu mendeteksi hingga 128 target secara simultan hingga jarak 12 kilometer dengan akurat. Kenyataannya radar di helikopter Apache Korea Selatan ini mendeteksi 101 target, padahal target sebenarnya dilapangan hanya ada 4.

HARUS BACA :  Modernisasi 104 MBT Leopard 2 Bundeswehr

Sedangkan dalam pengujian terpisah di daerah pegunungan, radar juga salah mendeksi 18 target menjadi hanya 9 target saja, padahal jaraknya cuma 6 kilometer. Pada jarak 3 km, ke-18 target malah cuma terdeteksi 5 saja. Radar itu juga gagal mendeteksi target apa pun selama pengujian di atas air, tulis laporan DAPA.

HARUS BACA :  Untuk Uji Tempur, Rusia Pesan 12 Unit Su-57

Sementara anggota parlemen Korea Selatan Lee Jong-myung dalam laporannya menulis bahwa alasan untuk memperoleh helikopter AH-64E Apache Guardian buatan Boeing adalah karena kemampuannya mendeteksi serta menghalangi potensi infiltrasi oleh kapal-kapal berkecepatan tinggi  atau hovercraft dari Korea Utara.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  RAAF EA-18G Growler Arrives in Australia

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Tim K 9 Taipur Kostrad Siap Tampil di HUT ke-72 TNI