KRI Lepu-861 Tangkap Kapal Angkut Ribuan HP di Perairan Batam – Militer.or.id

Militer.or.id – KRI Lepu-861 Tangkap Kapal Angkut Ribuan HP di Perairan Batam – Militer.or.id.

Selain melaksanakan Konfrensi Pers, Pangkoarmada I juga melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil tangkapan Lanal Dumai , Lanal Tanjung Balai Karimun serta Lanal Batam.

Jakarta, Jakartagreater.com  –  KRI Lepu-861 berhasil menangkap kapal KLM. Berkat Saudara Jaya yang memuat ribuan HP berbagai merk  pada Selasa 16-10-2018 di Perairan Batam.

Hal tersebut disampaikan oleh Panglima Koarmada I Laksda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., saat memberikan keterangan pers kepada awak media pada Jumat 19-10-2018 di Lanal Batam.

Lebih lanjut Pangkoarmada I menyampaikan bahwa penangkapan KLM. Berkat Saudara Jaya terjadi pada Selasa 16 Oktober 2018, saat KRI Lepu-861 melaksanakan patroli di Perairan Selat Singapura, mendeteksi kontak kapal kargo kayu pada posisi 01º 16’’ 259” N – 104º 01’’ 442 ” E, tepatnya di Barat Pulau Putri Nongsa Batam halu 080 dengan kecepatan 6 knots.

HARUS BACA :  Kapal Selam China Kembali Merapat ke Malaysia

Selanjutnya KRI Lepu-861 melaksanakan prosedur Pengejaran, Penangkapan, dan Penyelidikan (Jarkaplid) terhadap kontak kapal tersebut dan dilanjutkan dengan peran pemeriksaan dan penggeledahan.

Dari hasil pemeriksaan diketahui data kapal yaitu :

  1. Nama Kapal KLM. Berkat Saudara Jaya.
  2. Bendera Indonesia.
  3. Tonage 99 GT.
  4. Jumlah ABK 10 Orang WNI.
  5. Muatan 609 koli isi berbagai macam merk HP.
  6. Berlayar dari Jurong Singapura tujuan akan melaksanakan transhipment ditengah laut (informasi dari nahkoda).
  7. Diperkirakan jika dirupiahkan tangkapan tersebut bernilai +/-20 – 35 Miliar.
HARUS BACA :  HUT TNI Ke-72 di Cilegon Siap Pamerkan Alutsista

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, KLM. Berkat Berkat Saudara Jaya diduga melakukan pelanggaran antara lain :

  1. Surat Persetujuan Berlayar (SPB) diduga palsu (diduga kapal akan melaksanakan transhipment ditengah laut) melanggar UU Nomor 17 Tahun 2008 pasal 323 jo pasal 219 ayat 1.
  2. Diduga muatan tidak sesuai manifest (manifest : 241 kardus, riil : ± 1.008 kardus atau 609 koli isi HP) melanggar UU Nomor 17 Tahun 2008 pasal 40,
  3. 1 ABK tidak memiliki Buku Pelaut melanggar UU Nomor 17 Tahun 2008 pasal 312.
HARUS BACA :  Vietnam Interested in Project 21300S Submarine Rescue Ship

Atas dasar hasil pemeriksaan tersebut, Komandan KRI Lepu-861 memerintahkan tim kawal untuk mengawal kapal tersebut menuju Lanal Batam untuk proses lebih lanjut. Selain melaksanakan Konfrensi Pers, Pangkoarmada I juga melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil tangkapan Lanal Dumai , Lanal Tanjung Balai Karimun serta Lanal Batam.

Pemusnahan Barang Bukti Hasil Tangkapan Lanal Dumai terdiri dari Minuman Keras berbagai macam merk sebanyak 145 Kotak dan Rokok merk Red sebanyak 350 Tim hasil tangkapan Patkamla II-I-59/Combat Lanal Dumai di Perairan Sungai Siak Kecil serta Minuman Keras berbagai macam merk sebanyak 368 Kotak hasil tangkapan Posal Tembilahan Lanal Dumai di Perairan Sungai Enok Dalam Inhil.

HARUS BACA :  Filipina Menuju Akuisi Helikopter Serang T129 ATAK

Minuman Keras berbagai macam merk 316 Kotak, muatan KM. Fasri 3 GT 3, hasil tangkapan Posal Tembilahan Lanal Dumai di Perairan Sungai Enok Dalam Inhil pada bulan September 2018.

HARUS BACA :  Pengadaan Barang dan Jasa TNI Tahun 2018

Sementara itu, Pemusnahan Barang Bukti Hasil Tangkapan Lanal Tanjung Balai Karimun berupa Minuman Alkohol sebanyak 200 Kotak, hasil tangkapan Tim F1QR Lanal TBK di Perairan Danai, Tanjung Batu, Kabupaten Karimun dan Rokok sebanyak 200 Kotak hasil tangkapan Tim Gabungan F1QR Koarmada I/Lanal Dumai di Perairan Kuala Enok, Kabupaten Indragiri Hilir-Riau.

Minuman Alkohol sebanyak 722 Kotak, Rokok sebanyak 20 Kotak hasil tangkapan KRI Lepu-861 di Selat Singapura. (Dispen Koarmabar)

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here