Fregat Armada Baltik Rusia Pulang Kandang – Militer.or.id

Militer.or.id – Fregat Armada Baltik Rusia Pulang Kandang – Militer.or.id.

Fregat rudal Yaroslav Mudry kembali ke pangkalan Armada Laut Baltik © TASS

Militer.or.id – Fregat rudal Armada Laut Baltik Rusia, Yaroslav Mudry akan kembali ke pangkalan induk di Baltyisk dari pelayarannya ke pantai Suriah pada 27 Oktober, menurut keterangan Kementerian Pertahanan Rusia yang dilansir oleh TASS pada hari Selasa.

“Tanggal 27 Oktober 2018 adalah tanggal menerima fregat rudal Yaroslav Mudry 727 dari pelayarannya di perairan yang jauh setelah menyelesaikan misi untuk memastikan kehadiran angkatan laut di kawasan penting Laut Mediterania”, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Upacara resmi penerimaan kapal perang akan diadakan di pangkalan angkatan laut Baltyisk, armada utama Baltik.

HARUS BACA :  Kelvin Hughes Ongoing Success in Malaysia
HARUS BACA :  70% Bahan Baku Alutsista RI Masih Impor

Yaroslav Mudry dan tanker Lena berangkat untuk melakukan perjalanan di perairan yang jauh pada tanggal 15 April. Awak kapal perang tersebut sedang dalam misi anti-pembajakan di Teluk Aden selama enam bulan, melakukan beberapa panggilan bisnis di pelabuhan Afrika, dan ambil bagian dalam manuver berskala besar yang diadakan di bawah arahan Panglima Angkatan Laut Rusia Laksamana Vladimir Korolyov di lepas pantai Suriah.

HARUS BACA :  Membandingkan Kekuatan Pesawat Militer Amerika Vs Rusia

Skuadron Angkatan Laut ke-5 Mediterania ini bertugas sebagai prototipe bagi gugus tugas permanen Angkatan Laut Rusia yang beroperasi saat ini. Skuadron Soviet ke-5 ditangani dengan tugas-tugas kehadiran angkatan laut di teater operasi Mediterania selama periode Perang Dingin.

Saingan utama Skuadron Soviet ke-5 ini adalah Armada ke-6 dari Angkatan Laut AS. Skuadron Soviet dibubarkan pada 31 Desember 1992, setahun setelah pecahnya Uni Soviet.

HARUS BACA :  Swedia Tawarkan Teknologi Tempur ke Indonesia
HARUS BACA :  Membandingkan Kekuatan Pesawat Militer Amerika Vs Rusia

Ketika muncul pada tahun 2013, Rusia menciptakan satuan tugas operasional terbaru di Mediterania dalam sejarah modernnya. Gugus tugas permanen baru Rusia tersebut berurusan dengan misi tempur yang direncanakan dan darurat yang muncul di teater operasi Mediterania, termasuk menangkal ancaman bagi keamanan nasional serta militer Rusia.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here