Indonesia-India Bahas Kerja Sama Komponen Radar dan Sonar – Militer.or.id

Militer.or.id – Indonesia-India Bahas Kerja Sama Komponen Radar dan Sonar – Militer.or.id.

Troop Level Radar (TLR) India. (credit: PIB via commons.wikimedia.org)

Jakarta, Jakartagreater.com – Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu menerima kunjungan kehormatan Menhan India Smt Nirmala Sitharaman beserta rombongan melalui jajar kehormatan, di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, dirilis Antara, Selasa, 23-10-2018.

Kunjungan kehormatan itu merupakan kunjungan balasan satelah sebelumnya Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard berkunjung ke India sebagai pembicara dalam Forum Raisina Dialogue serta Biennial Meeting pada bulan Januari 2018 1alu.

Kepala Pusat Komunikasi dan Publik (Kapuskom Publik) Kementrian Perthanan (Kemhan), Brigjen TNI Totok Sugiharto, mengatakan, kerja sama pertahanan antara India dan Indonesia telah memiliki payung hukum berupa “Defence Cooperation Agreement” (DCA) yang telah ditandatangani pada 11 Januari 2001 di Jakarta.

HARUS BACA :  Warga Indonesia Garap Lahan Malaysia

Dalam perjalanannya DCA telah direvisi bersama dan telah ditandatangani kedua belah pihak secara sirkular pada Mei 2018. Dokumen tersebut secara seremonial telah diserahterimakan bersamaan dengan kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia pada Mei 2018.

Saat ini, kata Totok, RI dan India telah memiliki tiga forum bilateral di bidang pertahanan dan keamanan, yaitu Biennial Meeting pada level Menhan, “Joint Defence Cooperation Committee”(JDCC) pada level Sekjen dan “Indonesia-India Security Dialogue” (IISD) pada level Menko Polhukam.

Terkait implementasi kerja sama tiga negara antara lndonesia-lndia-Australia dalam bidang pertahanan belum memiliki kerangka kerja yang sesuai. Mengingat prinsip saling percaya, saling menguntungkan dan saling menghormati secara setara masih perlu terus dibangun oleh ketiga negara.

HARUS BACA :  BKPM : Rusia Investasi Industri Perawatan Sukhoi
HARUS BACA :  Aero dan IAI Perkenalkan Pesawat F/A-259 Striker

Hal tersebut terkait dengan adanya perbedaan perspektif terhadap beberapa masalah keamanan seperti ketedibatan dalam sengketa Laut China Selatan, keterikatan dalam pakta pertahanan serta posisi masing-masing negara terhadap persaingan antara dua negara besar, AS dan China.

Indonesia, kata Kapuskom Publik Kemhan, secara konsisten menerapkan politik luar negeri yang bebas dan aktif sekaligus menempatkan ASEAN sebagai saka guru dan kebijakan politik luar negeri (UU no 38 tahun 2008).

Untuk kerja sama strategis di bidang industri pertahanan, Indonesia sangat menghargai inisiasi MoU yang telah dikirimkan oleh Bharat Electronic Ltd, India ke PT Len. Pihak India berharap MoU dimaksud dapat ditandatangani pada saat lndo Defence tahun ini.

“Pada prinsipnya Kemhan RI akan terus mendukung upaya-upaya dalam memperkuat hubungan kerja sama lndustri pertahanan Indonesia-lndia,” kata Jenderal bintang satu ini.

HARUS BACA :  Indonesia Ingin Turki Bangun Pabrik Alutsista di Dalam Negeri

Kedua negara juga berharap berbagai peluang dalam kerja sama tersebut dapat ditindaklanjuti seperti “supply chain” komponen dalam produksi radar maupun sonar. Saat ini MoU tersebut sedang dalam pembahasan internal PT Len dan diharapkan akan segera dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

Dalam penemuan tersebut Indonesia juga menyampaikan apresiasi atas keunggulan teknologi yang dimiliki oleh India yaitu misil jarak jauh.

“Hal ini sejalan dengan Indonesia yang saat ini sedang membangun tujuh program unggulan nasional dalam industri pertahanan dan salah satu diantaranya adalah penguasaan teknologi misil. Untuk itu forum partemuan seperti yang dilakukan Indonesia dan India perlu dipertahankan dan dllanjutkan sehingga kontinuitas hubungan pertahanan kedua negara dapat terpelihara.

HARUS BACA :  PT Pindad and Timoney Sign Contract At IDEX for Badak 6x6 Mobility System Upgrade

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here