Dubes Saudi: Tanggal Kirim S-400 Sedang Dibahas

Sistem rudal pertahanan udara S-400 buatan Rusia © Alexei Malgavko via Sputnik

Militer.or.id – Rusia dan Arab Saudi kini sedang membahas tanggal pengiriman yang disepakati atas sistem pertahanan udara jarak jauh S-400 ke Riyadh, kata duta besar Arab Saudi untuk Rusia pada hari Selasa, dirilis Sputniknews.com, 7/11/2018.

“Pembicaraan masih berlangsung. Mereka belum berakhir”, kata Raed bin Khaled Qrimli kepada wartawan di Moskow ketika ditanya kapan pengiriman S-400 akan dimulai.

Penjualan tersebut merupakan bagian dari perjanjian yang ditandatangani tahun lalu dalam kunjungan bersejarah Raja Saudi Salman ke Moskow, perjalanan pertama oleh raja Arab Saudi yang berkuasa.

HARUS BACA :  Rumah Sedang Tegang, Rusia Tarik Pulang Kapal Perang dari Suriah

Qrimli mengatakan bahwa pada bulan September ada masalah teknis yang luar biasa. S-400 Triumph adalah sistem rudal permukaan-ke-udara generasi baru buatan Rusia.

Sistem S-400 dapat membawa tiga jenis rudal berbeda yang mampu menghancurkan berbagai target udara pada jarak pendek hingga sangat jauh, dari pesawat pengintai hingga rudal balistik.

HARUS BACA :  Prancis, Inggris Segera Kirim Kapal Tantang Klaim Beijing di Laut Cina Selatan

Sebelumnya, Duta Besar Arab Saudi untuk Rusia Raed bin Khaled Krimli menyatakan bahwa ia berharap Washington tidak akan menjatuhkan sanksi terhadap Riyadh atas pembelian sistem rudal pertahanan udara jarak jauh S-400 dari Rusia.

HARUS BACA :  Omega 6000 Ton, Inikah Fregat Masa Depan Indonesia?

Mungkin AS akan canggung dengan Arab Saudi, terlebih penjualan senjata Washington sendiri ke Riyadh bernilai puluhan miliar dolar. Saudi adalah pembeli senjata terbesar kedua di dunia dan 61 persen persenjataan mereka berasal dari AS.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Rumah Sedang Tegang, Rusia Tarik Pulang Kapal Perang dari Suriah

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Angkatan Laut AS Kirim Dua Kapal Melalui Selat Taiwan