Wow, Sayap Su-57 Rusia Dipatahkan dari Airframe

Su-57 Rusia. (@ Zvezda)

Militer.or.id – Militer Rusia telah menempatkan pesawat tempur superioritas generasi ke-5 baru melalui pengujian yang ketat, termasuk evaluasi tempur di Suriah terhadap sasaran teroris, tetapi para insinyur akhirnya tampaknya telah menemukan cara untuk memisahkan sayap komposit pesawat dari sisa badan pesawatnya, dirilis Sputniknews.com, 7/11/2018.

Insinyur di Biro Desain Sukhoi di Moskow telah menyelesaikan pengujian in-house yang ekstrim terhadap badan pesawat Su-57, mendorong pesawat ke batas mutlak dari karakteristik kekuatan tariknya. Dalam kunjungan ke Sukhoi, kru film dari Zvezda, jaringan TV resmi kementerian pertahanan Rusia, menangkap rekaman eksklusif yang menunjukkan saat yang tepat bahwa sayap komposit Su-57 terputus dari sisa badan pesawat selama pengujian di ruang khusus secara harfiah bertujuan menarik pesawat terpisah.

HARUS BACA :  Uji Howitzer M109-A4BE Armed TNI AD

Berbicara kepada Zvezda, insinyur desain Sukhoi Alexander Shkoda menjelaskan bahwa jika titik puncak pesawat terbukti antara 99 persen dan 104 persen dari beban maksimum yang dihitung oleh para insinyur selama pekerjaan desain, “ini akan menjadi hasil yang sangat baik. Jika hasil kami di atas 104 persen , itu tidak begitu bagus, karena itu berarti bingkainya terlalu berat. ”

HARUS BACA :  Indonesia is Considering the Possibility of a Licensed Production of Components for BMP-3F
HARUS BACA :  Indonesia is Considering the Possibility of a Licensed Production of Components for BMP-3F

Tes mencapai titik puncak 104 persen, yang berarti keseimbangan yang baik antara daya tahan dan berat. “Rangka ini kokoh, memegang faktor operasional overload maksimum,” Shkoda menyimpulkan.

Su-57 adalah generasi kelima stealth superiority fighter desain angkatan udara Rusia yang paling maju. Pesawat single-seat, bermesin ganda ini dikemas dengan berbagai avionik, elektronik, dan sistem senjata canggih. Berhasil diuji terhadap target teroris di Suriah pada awal 2018, jet akan memulai pengiriman ke militer Rusia pada 2019, dengan 12 pesawat tempur pada pesanan pada Juni 2018. Produksi massal diperkirakan akan dimulai setelah itu.

HARUS BACA :  Kabupaten Tanggamus Calon Pusat Industri Alutsista

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  U-47: Menembus Kemustahilan di Scapa Flow