Tank Abrams AS Segera Dilengkapi APS Buatan Israel

Tank tempur utama M1 Abrams Angkatan Darat AS © US Army via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Angkatan Darat AS segera melengkapi tank tempur utama M1A2 Abrams dengan Sistem Proteksi Aktif (APS) Elta WindGuard, menurut pengumuman IAI pada tanggal 13 November silam, demikian dilansir dari laman Army Recognition.

Elta Systems, adalah divisi dan merupakan anak perusahaan dari IAI, bersama dengan Leonardo DRS untuk menyediakan Angkatan Darat AS dengan radar di samping kontrak untuk sistem Trophy buatan Rafael yang ditandatangani US Army pada Juni lalu.

Sistem ini akan dipasang pada tank Abrams “untuk mendukung persyaratan operasional segera”, menurut keterangan IAI, dan menambahkan bahwa kontrak diberikan setelah demonstrasi kinerja yang sukses dalam Program Ekspansi Sistem Proteksi Aktif untuk tank tempur utama M1A2 Abrams.

“Radar WindGuard menyediakan kemampuan pengubah permainan bagi Angkatan Darat AS dengan kemampuannya melindungi tank Abrams dari ancaman pertempuran modern. Kami bangga terpilih sebagai bagian dari Sistem Proteksi Aktif MBT Angkatan Darat AS yang bergengsi”, kata Yoav Tourgeman, CEO Elta & wakil presiden eksekutif IAI.

Sistem WindGuard adalah radar proteksi aktif hard-kill pertama di dunia dan bersama dengan sistem Trophy, telah dipasang di tank-tank Merkava Israel sejak 2009. Mereka telah dipasang di kendaraan tempur infanteri Namer dan kendaran pengangkut personel lapis baja Eitan baru.

HARUS BACA :  Rudal Su-57 Disiapkan Menembak Jauh dari Pertahanan Lawan
HARUS BACA :  Rusia Bisa Jual Korvet Project 22800 ke Asia Pasifik – Militer.or.id

Radar terus memindai sekitarnya untuk ancaman seperti roket anti-tank, peluru kendali atau tank tempur. Setelah ancaman terdeteksi, kru menerima peringatan dini dan secara bersamaan mengaktifkan sistem Trophy untuk mencegat dan menetralisir ancaman yang datang dengan menembakkan senapan sebelum platform tersebut diserang.

Seluruh proses membutuhkan waktu sepersekian detik dan dilakukan secara otomatis tanpa campur tangan manusia.

HARUS BACA :  Satgas Yonif PR 433 & Tim Prancis, Kenalkan Water Treatment di Palu – Militer.or.id

Menurut sebuah buku panduan pelatihan Angkatan Darat AS 2016 tentang sistem senjata asing, “rudal anti-tank adalah ancaman tunggal terbesar untuk tank saat ini”, dengan berbagai platform peluncur rudal yang terus meningkat.

HARUS BACA :  Referendum Kurdi di Irak, "Kesalahan Bersejarah"

Bulan lalu, Rusia mengklaim bahwa mereka telah mengembangkan rudal baru untuk tank T-14 Armata, yang diduga dapat menembus hingga dua kali ketebalan armor M1 Abrams. Menurut harian Izvestia, rudal itu memiliki jangkauan 3,1 mil dan dapat menembus 900 milimeter pelat baja.

HARUS BACA :  Militer AS Tak Punya Data Pilot yang Pindah ke Maskapai Penerbangan

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here