KPK Malaysia (MACC) Kembali Investigasi Kasus Scorpene

KD Tunku Abdul Rahman, kapal selam kelas Scorpene milik Angkatan Laut Malaysia (TLDM) © Mak Hon Keong via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Sebuah sumber di Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) telah mengatakan kepada New Strait Times bahwa mantan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak dipanggil ke markas anti-rasuah pada hari Minggu, untuk dimintai keterangannya mengenai pembelian kapal selam Scorpene-Class oleh pemerintahan Barisan Nasional (BN).

HARUS BACA :  Confirmed: Malaysia to Buy Multirole Support Ships

Dengan pemanggilan Najib ini, maka secara efektif berarti MACC membuka kembali penyelidikannya atas pembelian 2 unit kapal selam kelas Scorpene senilai 4,67 miliar ringgit atau sekitar US $ 1,11 miliar yang telah mengundang kontroversi.

Bekas Perdana Menteri tersebut menghabiskan waktu selama empat jam di markas anti rasuah Malaysia (MACC) setelah sebelumnya tiba pada pukul 09.23 waktu setempat. Kendaraan yang mengangkutnya terlihat meninggalkan lokasi pada pukul 13.15 sore.

HARUS BACA :  Reaksi China Atas Kebijakan Amerika Serikat di LCS

Sumber itu mengatakan beberapa individu lain diharapkan dipanggil untuk membantu penyelidikan termasuk “pengamat politik” Abdul Razak Baginda yang diduga terlibat dalam proses transaksi 2 Scorpene tersebut.

HARUS BACA :  Denel’s Malaysian Contract Delayed

Dua kapal selam pertama kelas Scorpene buatan DCSN Prancis dibeli pada tahun 2002 silam ketika Najib manjabat sebagai menjadi Menteri Pertahanan Malaysia.

Dia dikatakan telah mengawasi pembelian, dan termasuk pembelian kapal selam kelas Agosta untuk tujuan pelatihan dari DCNS Prancis senilai hampir £ 1 miliar atau sekitar US $ 1,17 miliar.

HARUS BACA :  Angkatan Laut AS Kirim Dua Kapal Melalui Selat Taiwan

Sebelumnya, Menteri Keuangan Malaysia Lim Guan Eng mengatakan bahwa dia telah diberitahu oleh duta besar Prancis untuk Malaysia, Frederic Laplanche bahwa saat ini pengadilan Prancis akan mengejar skandal korupsi pengadaan Scorpene.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Kolonel TNI AU Juara Dunia Paralayang di Slovenia