Vietnam Protes Pembangunan Baru China di Laut China Selatan

0
178

dok. USS Fitzgerald (DDG 62) saat transit di Laut China Selatan. (U.S. Navy via commons.wikimedia.org)

Hanoi – Militer.or.id – Pembuatan sarana baru China di bagian terpencil Laut China Selatan, yang disengketakan, adalah pelanggaran berat terhadap kedaulatan Vietnam, kata kementerian luar negerinya pada Kamis, 22-11-2018, dirilis Antara.

Sarana itu terletak di tempat strategis Karang Bombay dan terungkap dalam gambar satelit yang diterbitkan pekan ini oleh kelompok pemikir Amerika Serikat. Kelompok tersebut mengatakan sarana itu kemungkin akan digunakan untuk tujuan ketentaraan.

HARUS BACA :  MBDA Berhasil Uji Coba Pencegat Land Ceptor

“Dengan melanjutkan kegiatannya di Paracel Vietnam, China secara sungguh-sungguh melanggar kedaulatan Vietnam di kepulauan itu,” kata wanita juru bicara Kementerian Luar Negeri Nguyen Phuong Tra dalam jumpa pers pada Kamis.

“Kami sangat keberatan dengan tindakan China itu dan menuntut China segera menghentikannya, tidak mengulangi kegiatan serupa, dan menghormati kedaulatan Vietnam sesuai dengan hukum antarbangsa,” kata Nguyen Phuong Tra.

HARUS BACA :  KRI I Gusti Ngurah Rai Dikukuhkan Desember 2017

Malaysia, Filipina, Taiwan dan Brunei juga bersaing dalam mendaku wilayah di Laut China Selatan, yang dikenal di Vietnam sebagai “Laut Timur”.

Jalur laut strategis itu didaku hampir seluruhnya oleh China. Pembangunan prasarana tentara dan lain-lain yang terus dilakukannya di kepulauan buatan dan terumbu karang di sana telah memicu ketegangan kawasan dan membuat marah Washington.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, pada Rabu menyatakan kedaulatan China atas kepulauan Paracel tidak dapat dibantah dan tidak ada salahnya China membangun di wilayahnya sendiri.

HARUS BACA :  Melawan China, Amerika Akui Kapal Induk Mereka Bisa Jadi Bebek Duduk

Amerika Serikat pada awal bulan ini kembali mendesak China menghentikan militerisasi Laut China Selatan.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here