Tim Guskamla Koarmada I Tangkap Kapal Transshipment Illegal

Penangkapan Kapal MT AN KANG berawal dengan adanya informasi masyarakat bahwa adanya kapal yang melaksanakan STS (Ship to Ship) di Perairan TSS teritorial Indonesia, kemudian dilaksanakan pengamatan oleh Puskodal Guskamla Koarmada I.

Jakarta, Militer.or.id   –   Tim Gabungan Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada I, Fleet One Quick Respon (F1QR) Lantamal IV dan Lanal Batam dengan KRI Siwar-646, KAL Mapor dan KAL Nipa telah melaksanakan penangkapan terhadap Kapal MT AN KANG, Bendera Singapura  pada Rabu 21-11-2018 di Perairan TSS Teritorial Indonesia pada posisi koordinat 01° 15’ 503” U – 104° 05’ 171” T.

Penangkapan berawal dengan adanya informasi masyarakat bahwa adanya kapal yang melaksanakan STS (Ship to Ship) di Perairan TSS teritorial Indonesia.

Selanjutnya dilaksanakan pengamatan oleh Puskodal Guskamla Koarmada I, informasi yang sudah matang diteruskan kepada Tim Gabungan Guskamla Koarmada I dan F1QR IV dengan menggunakan unsur gabungan melaksanakan patroli dan penyekatan di beberapa titik yang kemungkinan akan dilalui oleh kapal tersebut.

HARUS BACA :  400 Tewas Dalam Seminggu, Akibat Kekerasan di Myanmar

Berdasarkan informasi tersebut, Tim Gabungan F1QR IV dan KAL Mapor pada saat melaksanakan patroli penyekatan mendapati kontak visual MV An Kang berbendera Singapura yang sedang melaksanakan transhipment bekul makanan dan store yaitu Provision (4 Valer 2 box) dan store (4 Valet 2 kontainer) ke kapal MT. Pu Tuo San berbendera Singapura di Perairan TSS.

HARUS BACA :  Tim K 9 Taipur Kostrad Siap Tampil di HUT ke-72 TNI

Selanjutnya KAL Mapor melaksanakan pemanggilan lewat radio CH 16 serta dilanjutkan dengan peran pemeriksaan dan penggeledahan kemudian merapat ke lambung kiri MV An Kang yang sedang melaksanakan bongkar muat di TSS posisi 01 15 503 LU – 104 05 171 BT, dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap personil dan dokumen barang muatan.

HARUS BACA :  Sertifikasi Dosen Ciptakan Tenaga Pendidik TNI AL Profesional

Selanjutnya KAL Mapor memerintahkan untuk menghentikan seluruh kegiatan bongkar muat barang, selanjutnya KAL Mapor mengamankan dokumen kapal MV An Kang dan memerintahkan kapal untuk menuju perairan Lanal Batam, namun kapal tersebut masih melaju ke arah Timur, dan dilaksanakan pengejaran oleh KAL Mapor dan MV An Kang berhasil dihentikan dan selanjutnya MV An Kang di adhoc ke Lanal Batam.

Dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh kapal MV An Kang yang ditemukan oleh KAL Mapor adalah kapal melaksanakan bongkar muat (transfer provision dan spare) di TSS wilayah Teritorial Indonesia, tidak dapat menunjukkan dokumen manifest MV An Kang (Port Clearence menyatakan ZERO freight tonnes cargo namun terdapat valet untuk ditransfer kepada 2 kapal).

HARUS BACA :  Indonesia Bakal Punya Kapal Selam Kedua Tahun Ini

Kapal MV An Kang juga tidak dapat menunjukkan dokumen izin melaksanakan aktivitas bongkar muat di laut serta tidak mematuhi ketentuan “Tata Cara Berlalu Lintas” yaitu Melaksanakan Bongkar Muat dalam pelayaran (Transfer Provision dan Store di TSS Wilayah Teritorial Indonesia) dimana keseluruhannya melanggar Undang-Undang No 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

Selanjutnya pada Kamis 22 November 2018, dilaksanakan serah terima kapal MV An Kang kepada Lanal Batam, dilanjutkan dengan pemeriksaan dan pengecekan terhadap kapal dan muatan oleh Tim Intel Lanal Batam dan Sintel Guskamla Koarmada I, dengan hasil ditemukan adanya 11 orang penumpang gelap tidak termasuk dalam crewlist sehingga diduga melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. (Dispen Koarmada I).

HARUS BACA :  Indonesia Bakal Punya Kapal Selam Kedua Tahun Ini

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here