CMI Defence Berharap dapat Menyelesaikan CPWS Gen 2 pada Akhir 2019

An Indonesian PT Pindad Komodo 4×4 APC is shown fitted with a mock-up of the Belgian CMI Defence CPWS Gen 2. Christopher F Foss
An Indonesian PT Pindad Komodo 4×4 APC is shown fitted with a mock-up of the Belgian CMI Defence CPWS Gen 2. (Christopher F Foss)

CMI Defence berharap dapat menyelesaikan contoh pertama dari Cockerill Protected Weapon Station Generation 2 (CPWS Gen 2) terbarunya pada kuartal terakhir 2019.

Pemasaran ekspor untuk sistem ini telah dimulai dan mock-up skala penuh baru-baru ini diperlihatkan pada Komodo 4 × 4 besutan PT Pindad.

Dilansir dari laman Janes (27/ 11), CPWS Gen 2 akan memiliki struktur turret dari all-welded ballistic aluminium armour dengan satu tutup palka yang dapat dinaikkan ke sejumlah posisi, tergantung pada lingkungan operasi. Platform sepenuhnya tertutup, dan dapat dihilangkan ketika melaksanakan Operasi Selain Perang, partly raised for observation through 360°, dan terbuka penuh untuk memungkinkan penembak keluar dari kendaraan.

HARUS BACA :  TNI-TD Malaysia Bertukar Taktik dan Teknik Militer

Mantel CPWS Gen 2 dirancang untuk dapat dilengkapi dengan senjata mulai dari machine gun 12,7 mm hingga 25 mm atau meriam 30 mm dengan 155 amunisi siap pakai.

MG 7,62 mm dapat dipasang secara koaksial dan bank dari dua atau empat peluncur granat asap dioperasikan secara elektris dapat dipasang di kedua sisi turret.

HARUS BACA :  Typhoon Inggris Dikerahkan ke Arktik untuk Misi Pengawalan Rahasia

Sebagai pilihan, dua pod anti-tank guided weapons (ATGWs) dapat dipasang di sisi kanan turret untuk melumpuhkan tank tempur utama (MBT) dan target lain. Traverse is all electric through 360°, dengan elevasi senjata dari -10 ° hingga 60 °.

HARUS BACA :  Silaturahmi Panglima TNI dengan Purnawirawan Pati TNI

Sistem ini memiliki fleksibilitas dalam hal sistem pengamatan, yang dapat mencakup day/ thermal sights yang menggabungkan pengintai laser atau a panoramic sighting system.

Dengan normal protected weapon stations, operator umumnya masih rentan ketika membidik senjata atau ketika melakukan operasi reload. Namun dalam CPWS Gen 2, penembak bisa sepenuhnya dilindungi ketika menjalankan fungsi-fungsi ini.

Editor: ()

HARUS BACA :  Typhoon Inggris Dikerahkan ke Arktik untuk Misi Pengawalan Rahasia

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  TNI-TD Malaysia Bertukar Taktik dan Teknik Militer

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Torpedo Black Shark Advanced untuk Kapal Selam Italia

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here