Temui Pacar Naik F-16, Pejabat Garda Nasional AS Dicopot


F-16 South Carolina Air National Guard (foto : Wikipedia)

Seorang Komandan Garda Udara Nasional Vermont dipaksa mengundurkan diri setelah ia melakukan kunjungan kerja sekaligus menemui teman wanitanya ke Washington D.C dengan menggunakan pesawat tempur F-16, sebagaimana dirilis situs web VTDigger.org.

Alih-alih hanya melakukan konferensi kerja, Kolonel tersebut juga melakukan pertemuan kencan dengan seorang kolonel Angkatan Darat perempuan yang bekerja di Pentagon. Hasil laporan dari VT Digger menyatakan keduanya memesan kamar pada 27 Januari dan 29 Januari di Morrison House di Alexandria.

HARUS BACA :  Pilot AS Akan Uji Empat F-16V Taiwan

Sebelumnya Kolonel Thomas Jackman dan Kolonel perempuan tersebut terlibat dalam percakapan aktif di email secara mesra sejak Desember 2014 – Januari 2015.

Akhirnya keduanya mengatur pertemuan kencan yang dibarengkan dengan konferensi kerja pada Januari 2015 di Pangkalan Angkatan Udara Andrews dekat Washington pada Januari 2015.

Kegiatannya akhirnya diketahui Pemimpin di Garda Udara Nasional Vermont, yang akhirnya memerintahkannya pulang dengan menggunakan penerbangan sipil. Komandan akhirnya dicopot dan diizinkan untuk pensiun dengan manfaat penuh.

HARUS BACA :  Sistem Pertahanan di Hmeymim Tembak Jatuh Drone
HARUS BACA :  Yonif R 509 Kostrad Tingkatkan Kemampuan Menembak

Pejabat Garda Udara Nasional Vermont menolak untuk diwawancarai dan tidak menanggapi pertanyaan perihal keharusan mengunduran diri Kolonel Thomas, tetapi perwakilan pers Garda Nasional Vermont menyatakan jarang sekali pilot menggunakan pesawat tempur untuk melakukan perjalanan ke konferensi kerja.

Menurutnya pilot hanya menerbangkan F-16 saat melakukan pelatihan atau melengkapi persyaratan tahunan, kata Letkol. Mikel Arcovitch.

Airforcetimes / Washington Examiner

HARUS BACA :  Kapal Geomarin 3 Teliti Migas di Laut Arafura

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Roy Prasetya
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  China Usulkan Rencana 3 Tahap Penyelesaian Kemelut Rohingya