Polandia Borong 20 M142 HIMARS dan 24 Humvee

Peluncuran roket HIMARS dari LPD-23 USS Anchorage © US Navy via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Departemen Luar Negeri AS melalui Badan Kerjasama Pertahanan Keamanan telah bertekad menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing ke Polandia untuk 20 unit Peluncur M142, Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) beserta peralatan terkait lainnya dengan perkiraan biaya $ 655 juta.

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) AS telah menyampaikan sertifikasi yang diperlukan untuk memberi tahu Kongres AS tentang kemungkinan penjualan ini dimana Polandia telah meminta untuk membeli:

  • 20 peluncur M142 Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS)
  • 36 amunisi M31 Unitary untuk GMLRS
  • 9 hulu ledak alternatif M30A1 untuk GMLRS
  • 30 rudal taktis ATACMS M57 Unitary
  • 24 Advanced Field Artillery Tactical Data Systems (AFATDS)
  • 20 Multiple Launcher Pod Assembly M68A2 Trainer
  • 24 kendaraan taktis M1151A1 Humvee
  • 20 roket latih Low Cost Reduced Range (LCRR)
HARUS BACA :  Akankah S-400 Melindungi Langit Mesir ?

Termasuk peralatan pendukung, peralatan komunikasi, suku cadang dan perbaikan, set tes, baterai, komputer laptop, publikasi dan data teknis, desain fasilitas, pelatihan untuk personil dan peralatan, sistem dukungan integrasi, Tim Jaminan Mutu dan Tim Fielding Bantuan Teknis, dan elemen terkait lainnya dari logistik dan dukungan program.

Kendaraan tempur taktis Humvee milik Angkatan Bersenjata Irak © US Army via Wikimedia Commons

Penjualan yang ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan nasional AS dengan meningkatkan keamanan sekutu NATO yang merupakan kekuatan penting bagi stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di Eropa.

HARUS BACA :  Iran-Rusia Dukung Keutuhan Irak
HARUS BACA :  Prancis Pasang VLS Sylver A50 Pada Dua FREMM Terakhir

Penjualan tersebut konsisten dengan prakarsa AS untuk menyediakan sekutu kunci di kawasan dengan sistem modern yang akan meningkatkan interoperabilitasnya dengan pasukan AS dan meningkatkan keamanan.

Polandia bermaksud untuk menggunakan artikel dan layanan pertahanan AS ini untuk memodernisasi angkatan bersenjatanya dan memperluas kemampuan pertahanannya serta mencegah ancaman regional.

Peralatan yang dibeli tersebut akan berkontribusi pada interoperabilitas Polandia dengan Amerika Serikat dan sekutu NATO lainnya. Polandia tak akan kesulitan untuk menyerap peralatan ini ke dalam angkatan bersenjatanya, sebut DSCA.

HARUS BACA :  Taruna AAL Tingkat IV Angkatan-64 Disambut di Ranai Natuna

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Roy Prasetya
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

HARUS BACA :  Komandan Satgas MTF TNI Kunjungi Pangkalan AL Port Said Mesir

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Dubes Amerika Serikat Kunjungi Ranai-Natuna

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here