AS Blokir Penjualan F-16 Israel Ke Kroasia


F-16 Soufa Israel (foto : Common Wikipedia)

AS dilaporkan menahan kesepakatan penjualan F-16 lawas Israel ke Kroasia, ungkap reporter Barak Ravid dari Channel 10 News

” Pemerintah Trump memblokir penjualan 12 F-16 lawas kepada militer Kroasia,” tulis Ravid sebagaimana dinyatakan Pejabat senior Israel. Nilai kesepakatan itu diperkirakan mencapai US$ 500.000.

Perdana Menteri Netanyahu mengumumkan kesepakatan (penjualan) ini pada bulan Maret tahun 2018 setelah pertemuan dengan Perdana Menteri Kroasia. Namun, tiga minggu lalu, Israel mendapat pesan bahwa Amerika memblokir kesepakatan itu dan tidak mengizinkan Israel menjual pesawat-pesawat yang telah dibeli Israel dari mereka ke Kroasia.

HARUS BACA :  Fregat Admiral Gorshkov Menuju Laut Barents

Menurut para pejabat senior, Amerika marah karena untuk mengalahkan AS dalam tender militer Kroasia, Israel menambahkan pada pesawat-pesawat lawas buatan AS itu sistem elektronik rancangan Israel sendiri untuk membujuk orang-orang Kroasia agar membelinya.

Amerika mengklaim bahwa Israel bertindak tidak adil dan itu menghasilkan keuntungan di belakang AS. Amerika menjelaskan ini dengan mengatakan bahwa pesawat Amerika tidak seharusnya dijual ke pihak ketiga tanpa persetujuan Amerika, apalagi dalam persaingan dengan AS.

HARUS BACA :  ST Marine Introduces Vanguard Series of Modular Vessels
HARUS BACA :  Satgas Indobatt Garda Terdepan Sektor Timur UNIFIL

Para pejabat senior Israel mencatat bahwa orang-orang Kroasia juga marah karena kesepakatan itu terhenti. Pejabat senior Kroasia baru-baru ini menyampaikan pesan ke Israel bahwa mereka harus menyelesaikan perselisihan dengan Amerika secepat mungkin.

Netanyahu mengangkat masalah krisis F-16 dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Pompeo di Brussels, Senin. Pejabat senior Israel mencatat bahwa Pompeo mengatakan kepada Netanyahu: “Saya mendukung, tetapi Menteri Pertahanan Mattis menentangnya – dia adalah orang yang menghalangi itu.”

HARUS BACA :  AS Tolak Kirim Instruktur Pilot ke Turki

Kantor Netanyahu menolak berkomentar. Kantor Luar Negeri di Washington mengatakan: “Tidak ada komentar”. Departemen Pertahanan AS juga belum merespon pemblokiran kesepakatan itu.

Israelnationalnews

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Roy Prasetya
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Warga Padati Indonesia Jaya 2017 di Lanud Rsn