Koalisi Pemerintah Austria Ribut Soal Penerus Typhoon

Citra komputer jet tempur multiperan EuroFighter Typhoon © Eurofighter.com

Militer.or.id – Koalisi pemerintah Austria terpecah atas rencana “apakah akan mempertahankan armada Typhoon-nya”, karena Partai Kebebasan jauh lebih memilih untuk mengganti armada Typhoon dengan pesawat buatan Saab, seperti dilansir dari laman surat kabar online Die Presse pada hari Jumat.

Menteri Pertahanan Austria Mario Kunasek dari Partai Kebebasan pun memerintahkan peninjauan terhadap keputusan pemerintah sebelumnya untuk menghapus armada jet tempur yang dibuat oleh konsorsium Eurofighter, yang termasuk Airbus, BAE Systems dan Leonardo Italia.

HARUS BACA :  Satgas Yonif Raider 515 Kostrad Sambut Tour De Moluccas

Kanselir Sebastian Kurz dari partai konservatif lebih memilih untuk mempertahankan armada itu, meskipun Austria terkunci dalam pertarungan hukum dengan Airbus dan konsorsium. Austria telah menuduh konsorsium menipu dan penipuan yang disengaja sehubungan dengan pesanan Eurofighter seharga $ 2 miliar pada tahun 2003. Namun mereka menyangkal tuduhan Austria.

Sebuah prototipe (purwarupa) jet tempur canggih Gripen NG © Saab.com

Negara netral Austria saat ini mengoperasikan pesawat Saab berumur puluhan tahun selain armada jet tempur Typhoon-nya. Pemerintah belum memutuskan apakah akan terus menggunakan dua keluarga jet tempur atau beralih ke satu jenis saja, lapor Die Presse tanpa menyebutkan sumbernya.

HARUS BACA :  Upgrade, F-15 Dapat Senjata dan Radar AESA Baru
HARUS BACA :  Militer Thailand dan Cina Bahas Pembangunan Fasilitas Industri Bersama

Juru bicara untuk pemerintah dan Kementerian Pertahanan Austria juga tidak bersedia untuk memberikan keterangannya ketika diminta komentar oleh media. Keputusan itu sepertinya tidak akan tercapai pada tahun ini, karena semula diharapkan memberikan ketidaksepakatan antara kedua partai koalisi, tulis surat kabar itu.

Jet tempur JAS 39 Gripen Angkatan Udara Afrika Selatan (RAAF) © Bob Adams via Wikimedia Commons

Dua opsi yang disukai yakni menjaga Eurofighter dan membeli jet tempur Saab Gripen tambahan senilai € 2 miliar euro atau sekitar $ 2,3 miliar akan menghabiskan anggaran yang sama, Die Presse dalam laporannya.

HARUS BACA :  Militer Thailand dan Cina Bahas Pembangunan Fasilitas Industri Bersama

Untuk mempertahankan armada Eurofighter Typhoon di masa depan juga akan tetap membutuhkan berbagai upgrade terhadap armada yang ada, dan sepertinya mereka akan dilengkapi dengan sistem senjata ekstra.

Pesawat jenis kedua yang mungkin juga akan dibeli Angkatan Udara Austria untuk bisa beroperasi di samping Typhoon dan Gripen adalah Leonardo M-345, ini merupakan opsi yang lebih disukai.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

HARUS BACA :  Kapal Selam KRI Nagapasa-403 Tiba di Indonesia Akhir Agustus
Roy Prasetya
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.3k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Rusia Uji Duet Maut S-400 dan Pantsir-S1

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here