Amerika Pergi dari Suriah, Turki Ambil Alih Perang

0
192
Erdogan

Presiden Amerika Donald Trump memutuskan untuk menarik seluruh pasukannya di Suriah setelah menyatakan perang melawan ISIS selesai.  Menanggapi hal ini, Turki menegaskan akan mengambil alih perang di wilayah yang ditinggalkan Amerika.

Dalam sebuah pidato di Istanbul, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki akan memobilisasi untuk memerangi pasukan Negara Islam yang tersisa di Suriah dan menunda rencana untuk menyerang para pejuang Kurdi di timur laut negara itu, pergeseran yang dipicu oleh keputusan Amerika untuk mundur.

HARUS BACA :  Intelijen Barat Akui Rudal Iran Bisa Sampai Eropa

“Kami akan bekerja pada rencana operasional kami untuk menghilangkan elemen ISIS, yang dikatakan tetap utuh di Suriah, sejalan dengan percakapan kami dengan Presiden Trump,” kata Erdogan, mengacu pada Negara Islam seperti dikutip dari Reuters, Sabtu 22 Desember 2018.

Sebelumnya Presiden Amerika , Donald Trump menyatakan, kini saatnya negara lain menggantikan posisi Amerika sebagai “polisi” di Timur Tengah dan berjuang untuk melawan kelompok teror di kawasan itu.

HARUS BACA :  Serangan Udara Baru Koalisi Hentikan Usaha Evakuasi Di Suriah

Hal itu diungkapkan Trump setelah sebelumnya mengumumkan akan menarik pasukan Amerika dari Suriah dan mengklaim kemenangan atas ISIS di Suriah.

Melalui akun Twitternya, Trump membela keputusan untuk menarik semua tentara AS dari Suriah. Dia menyatakan, sudah cukup bagi Amerika hambur-hamburkan uang di Timur Tengah untuk melindungi orang-orang yang tidak senang kepada Amerika.

“Keluar dari Suriah bukanlah suatu kejutan. Saya telah berkampanye selama bertahun-tahun, dan enam bulan yang lalu, ketika saya sangat terbuka untuk melakukannya, saya setuju untuk tinggal lebih lama. Rusia, Iran, Suriah dan lainnya adalah musuh lokal ISIS. Kami sedang melakukan pekerjaan di sana. Saatnya pulang dan membangun kembali,” kicau Trump.

HARUS BACA :  Yamato Vs Iowa, Dua Monster Era Laut Perang Dunia II

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here