Amerika Pergi dari Suriah, Turki Ambil Alih Perang

Erdogan

Presiden Amerika Donald Trump memutuskan untuk menarik seluruh pasukannya di Suriah setelah menyatakan perang melawan ISIS selesai.  Menanggapi hal ini, Turki menegaskan akan mengambil alih perang di wilayah yang ditinggalkan Amerika.

Dalam sebuah pidato di Istanbul, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki akan memobilisasi untuk memerangi pasukan Negara Islam yang tersisa di Suriah dan menunda rencana untuk menyerang para pejuang Kurdi di timur laut negara itu, pergeseran yang dipicu oleh keputusan Amerika untuk mundur.

HARUS BACA :  Trump Berharap Tak Ada Masalah dengan F-35 Turki

“Kami akan bekerja pada rencana operasional kami untuk menghilangkan elemen ISIS, yang dikatakan tetap utuh di Suriah, sejalan dengan percakapan kami dengan Presiden Trump,” kata Erdogan, mengacu pada Negara Islam seperti dikutip dari Reuters, Sabtu 22 Desember 2018.

Sebelumnya Presiden Amerika , Donald Trump menyatakan, kini saatnya negara lain menggantikan posisi Amerika sebagai “polisi” di Timur Tengah dan berjuang untuk melawan kelompok teror di kawasan itu.

HARUS BACA :  10 Negara Ini Tidak Punya Militer Sama Sekali, Gimana Kalau Perang?
HARUS BACA :  Bukan Amerika, Tapi Arab Saudi Yang akan Bayar Pembangunan Suriah

Hal itu diungkapkan Trump setelah sebelumnya mengumumkan akan menarik pasukan Amerika dari Suriah dan mengklaim kemenangan atas ISIS di Suriah.

Melalui akun Twitternya, Trump membela keputusan untuk menarik semua tentara AS dari Suriah. Dia menyatakan, sudah cukup bagi Amerika hambur-hamburkan uang di Timur Tengah untuk melindungi orang-orang yang tidak senang kepada Amerika.

“Keluar dari Suriah bukanlah suatu kejutan. Saya telah berkampanye selama bertahun-tahun, dan enam bulan yang lalu, ketika saya sangat terbuka untuk melakukannya, saya setuju untuk tinggal lebih lama. Rusia, Iran, Suriah dan lainnya adalah musuh lokal ISIS. Kami sedang melakukan pekerjaan di sana. Saatnya pulang dan membangun kembali,” kicau Trump.

HARUS BACA :  Drone Sasaran Tembak TNI AU Tiba di Bulukumba

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

HARUS BACA :  Kasad Jenderal Mulyono, Tinjau Lomba Ton Tangkas

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Apa Sebenarnya Yang Dimaksud Kelompok Tempur Kapal Induk Itu?

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here