Nota Keuangan RAPBN 2018, Alokasi Modernisasi Alutsista TNI Rendah

Militer.or.id – Nota Keuangan RAPBN 2018, Alokasi Modernisasi Alutsista TNI Rendah.

Alokasi dana modernisasi alutsista dan non alutsista hanya mendapat porsi kurang dari 10% dari total anggaran Kementerian Pertahanan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara 2018.

Dalam dokumen Nota Keuangan RAPBN 2018 yang diperoleh Bisnis, Selasa (15/8/2017) malam, total anggaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mencapai Rp105,72 triliun. Jika dihitung secara keseluruhan, maka total anggaran terkait modernisasi alutsista hanya menyentuh Rp10,06 triliun.

HARUS BACA :  Rudal Sky Sword II (TC-2) Taiwan Menantang Su-35 China

Dalam rinciannya, disebutkan program modernisasi alutsista, non alutsista serta sarana prasarana integratif mendapat alokasi Rp695,35 miliar. Sementara itu, program modernisasi alutsista dan non alutsista, sarana dan prasarana mitra darat mendapat Rp4,07 triliun.

Adapun program modernisasi alutsista dan non alutsista serta pengembangan fasilitas dan sarana prasarana mitra laut memeroleh alokasi Rp3,32 triliun, sedangkan program modernisasi alutsista dan non alutsista serta pengembangan fasilitas dan sarana prasarana mitra udara sebesar Rp4,96 triliun.

HARUS BACA :  Misi Israel di Suriah Adalah Mengatasi Iran dan Hizbullah
HARUS BACA :  Brigif PR 17 Kostrad Bantu Evakuasi Banjir di Cimanggis

Alokasi dana terbesar diberikan untuk program penyelenggaraan manajemen dan operasional matra darat yang mencapai Rp37,06 triliun. Pos terbesar kedua ditujukan untuk program peningkatan sarana dan prasarana aparatur Kemenhan dengan besaran Rp17,26 triliun.

Di sisi lain, pemerintah tengah mempersiapkan imbal dagang dengan Rusia. Sejumlah komoditas perkebunan dan kehutanan, seperti kopi, teh, karet, dan minyak kelapa sawit, akan dibarter dengan sebelas unit pesawat Sukhoi SU-35. Nilainya disebut mencapai US$600 juta.

HARUS BACA :  Laksdya TNI Taufieqoerrochman, Kepala Bakamla yang Baru

Nota Keuangan RAPBN 2018 rencananya bakal dibacakan oleh Presiden Joko Widodo di hadapan Parlemen pada siang ini, seusai sesi Pidato Kenegaraan tahunan, Rabu (16/8/2017).

HARUS BACA :  Peningkatan Interoperabilitas dan Sinergitas Antar Korps TNI AD

Photo : Pandur II wheeled armoured infantry fighting combat vehicle Steyr General Dynamics Czech Army Republic 002 (army recognition)

Sumber : Bisnis

Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Fasilitas Cikal Bakal Penghasil Bahan Baku Propelan

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here