Cemas Pasukan Iran Semakin Dekat, Netanyahu Datangi Putin

Militer.or.id – Cemas Pasukan Iran Semakin Dekat, Netanyahu Datangi Putin.

Kunjungan PM Israel Benjamin Netanyahu ke Presiden Rusia, Vladimir Putin di Moscow, 23/8/2017 (Kremllin.ru)

Jerusalem – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Selasa 22-8-2017 mengatakan usaha Iran untuk memperoleh pijakan militer permanen di Suriah “menimbulkan masalah buat Israel dan seluruh Timur Tengah”.

“Agresi Iran belum selesai dalam kesepakatan nuklir yang cuma sedikit dipatuhi,” ujar Perdana Menteri Israel garis keras itu di dalam satu pernyataan yang dikeluarkan sehari sebelum perjalanannya untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kota Sochi di Laut Hitam.

HARUS BACA :  Kasad Jenderal Mulyono, Tinjau Lomba Ton Tangkas

“Ini juga menjadi masalah, bukan hanya buat Israel, tetapi untuk semua negara Timur Tengah dan seluruh dunia,” demikian tuduhan Benjamin Netanyahu, sebagaimana diberitakan Xinhua, dipantau Antara, Rabu 23-8-2017 di Jakarta.

Benjamin Netanyahu mengatakan Kepala Dinas Intelijen Nasional Israel Yossi Cohen dan Kepala Keamanan Nasional Meir Ben-Shabbat akan ikut dengan dia dalam pertemuan itu.

Pertemuan dengan Putin dipusatkan pada “usaha Iran yang mempercepat mengukuhkan kehadiran militernya di Suriah”, ujar Benjamin Netanyahu. Israel dan Rusia sepakat untuk mengkoordinasikan aksi militer mengenai Suriah untuk menghindari perang tidak direncanakan seperti yang terjadi 2 tahun lalu.

HARUS BACA :  Rakyat Palestina Terus Lakakukan Protes Akibat Pengakuan AS
HARUS BACA :  Amerika Serikat Desak PBB Embargo Korea Utara

Sejak itu, Benjamin Netanyahu dan Vladimir Putin mengadakan beberapa pertemuan di Rusia. Pemimpin Israel terus-menerus menyatakan jumlah militer yang meningkat di Suriah sebagai satu sumber keprihatinan.

Lebih dari satu kali kesempatan, Benjamin Netanyahu memperingatkan bahwa Israel tidak akan membiarkan Iran mempunyai  pangkalan di dekat perbatasan Israel dengan Suriah. Benjamin Netanyahu juga menyeru Vladimir Putin agar tidak membiarkan keadaan semacam itu jika kesepakatan dicapai untuk mengakhiri konflik 6 tahun di Suriah.

HARUS BACA :  Dua F-35 Australia Akan Tiba Pada 10 Desember – Militer.or.id

Kunjungan Benjamin Netanyahu ke Rusia dilaksanakan di tengah serangkaian kemenangan militer Presiden Suriah Bashar al-Assad dan sekutunya, Iran serta Hizbullah.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Jangan Lagi Uji Kami: Hamas Ancam Pukul Tel Aviv