Serangan Rudal Hantam Kota Kabul, Afghanistan

Militer.or.id – Serangan Rudal Hantam Kota Kabul, Afghanistan.

Kabul Military Training Center Exercise (NATO Training Mission-Afghanistan)

Kabul – Sebuah rudal menghantam kawasan pusat pemerintahan dan diplomatik kota Kabul, Afghanistan, pada Senin malam  21/8/2017 waktu setempat, namun hingga kini belum ada keterangan adanya korban nyawa.

Pihak kepolisian mengatakan rudal itu meledak di sebuah jalan di depan istana kepresidenan yang dekat dengan gedung-gedung pemerintahan lain, sejumlah kedutaan asing, dan juga markas pusat koalisi militer internasional, dirilis Antara, 22/8/2017.

HARUS BACA :  Militer Vietnam Memiliki Sistem Roket Langka 4K51 Rubezh

Sesaat sebelum insiden itu terjadi, terdengar suara pengumuman dari pengeras suara yang sering digunakan oleh kedutaan Amerika Serikat untuk memperingatkan adanya serangan rudal dalam waktu dekat.

Hingga kini belum ada kelompok bersenjata yang mengaku bertanggung jawab. Namun demikian, kelompok bersenjata Taliban dan ISIS pada akhir-akhir ini semakin meningkatkan intensitas operasi serangan mereka di ibu kota Afghanistan.

HARUS BACA :  Pangkalan Udara Manuhua Biak Segera Naik Status Menjadi Tipe A

Kabul kini menjadi kota paling berbahaya bagi warga sipil pada tahun ini.

Serangan rudal pada Senin terjadi hanya beberapa jam sebelum Presiden Amerika Serikat membacakan pidato yang menjelaskan masa depan kehadiran militer negaranya di Afghanistan.

Dalam pidato itu Trump membuka pintu bagi penambahan tentara Amerika Serikat di Afghanistan tanpa menjelaskan untuk berapa lama Washington akan terlibat dalam perang di negara tersebut.

HARUS BACA :  Militer Suriah Bongkar Blokade ISIS di Bandara Deir ez Zor

Amarika Serikat saat ini khawatir Taliban akan kembali berkuasa di Afghanistan dan membuat negara tersebut menjadi suaka bagi kelompok-kelompok ekstrimis, seperti Al Qaeda dan ISIS, yang berpotensi merencanakan serangan seperti yang terjadi di New York dan Washington pada 11 September 2001.

Sebelumnya, sejumlah komandan militer Amerika Serikat telah meminta penambahan ribuan tentara untuk membantu pelatihan dan mendukung pasukan keamanan Afghanistan yang kini kesulitan menghadapi pemberontakan gerilya kelompok Taliban dan ISIS.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here