ISIS Minta Diizinkan Mundur dari Perbatasan Suriah-Lebanon

0
532

Militer.or.id – ISIS Minta Diizinkan Mundur dari Perbatasan Suriah-Lebanon.

Tank T-90 Suriah (frontinfo.media)

Beirut – Kelompok ISIS meminta kepada tentara Suriah dan sekutunya Hizbullah, untuk diizinkan mundur dari perbatasan Suriah-Lebanon ke provinsi timur Deir al-Zor, kata pejabat di persekutuan militer pendukung Assad pada Kamis, 24/8/2017.

Pasukan pemerintah Suriah dan sekutu Lebanon mereka, Hizbullah, yang didukung Iran, berusaha mengusir ISIS dari wilayah Qalamoun barat, Suriah, yang terletak di perbatasan Lebanon.

Serangan dimulai pada Sabtu lalu, bertepatan dengan gerakan tentara Lebanon di sisi perbatasan Lebanon untuk mendorong ISIS dari daerah Ras Baalbek di bagian timur laut negara itu.

“ISIS meminta perundingan dan penarikan dan pihak Suriah dan Hizbullah sepakat,” kata pejabat tersebut.

HARUS BACA :  Korea Utara Uji Senjata Taktis Ultramodern

Provinsi Deir al-Zor, yang berbatasan dengan Irak di timur, hampir seluruhnya berada di bawah kendali kelompok ISIS. Pemerintah Suriah telah menguasai sebuah kantong wilayah di ibu kota provinsi Deir al-Zor, dan di pangkalan udara terdekat.

Aliansi militer pro-Assad dan tentara Lebanon telah maju menuju perbatasan Suriah-Lebanon dari pihak masing-masing. Tentara Lebanon mengatakan tidak mengkoordinasikan serangan dengan Hizbullah atau tentara Suriah.

Pada awal bulan ini, puluhan gerilyawan Nusra Front dan ribuan pengungsi Suriah dipindahkan dari Lebanon ke Suriah yang dikuasai pemberontak dalam sebuah kesepakatan yang dinegosiasikan antara Hizbullah, pemerintah Suriah dan Nusra Front.

HARUS BACA :  STRATCOM AS Observasi Rudal Hipersonik Baru Rusia dan China

Hizbullah memberikan dukungan militer yang penting kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad selama perang enam tahun Suriah.

Keterlibatannya di Suriah telah menyebabkan ketegangan politik di Beirut dan mengganggu kebijakan “disosiasi” Lebanon dari perang kawasan.

Lebanon bagian timur laut merupakan lokasi salah satu tumpahan terburuk perang Suriah ke Lebanon pada tahun 2014, ketika gerilyawan ISIS dan Nusra Front menyerang kota Arsal.

Sebelumnya, tentara Lebanon melancarkan sebuah serangan terhadap daerah kantong kelompok ISIS di wilayah timur laut yang berbatasan dengan Suriah, kata sumber keamanan Lebanon.

Sementara itu, kelompok Hizbullah dan tentara Suriah mengumumkan serangan dari sisi perbatasan wilayah Suriah.

HARUS BACA :  Su-35 Benarkah Fighter "Stealth Killer" ?

Serangan tentara Lebanon menyasar kedudukan kelompok ISIS di dekat kota Ras Baalbek dengan serangan roket, artileri dan helikopter, kata sumber tersebut.

Gerakan tentara Suriah dan Hizbullah, kelompok Lebanon dukungan Iran, menyasar kedudukan kelompok ISIS di wilayah Qalamoun, Suriah, menurut laporan stasiun televisi al-Manar milik Hizbullah.

Tentara Lebanon, yang didukung militer AS, tidak ikut ambil bagian dalam operasi Juli itu, namun mereka tengah bersiap untuk menyerang kantong ISIS di wilayah pegunungan yang sama.

Sumber keamanan Lebanon sebelumnya mengatakan tentaranya berencana menyerang ISIS di wilayah Lebanon untuk membantu Hizbullah dan tentara Suriah, yang melancarkan gerakan di wilayah perbatasan sisi Suriah, Antara/Reuters, 24/8/2017.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here