Israel Tutup Stasiun Radio Al-Huriya Palestina

Militer.or.id – Israel Tutup Stasiun Radio Al-Huriya Palestina.

Dok. Kendaraan Pasukan Israel di Tepi Barat, Palestina (Syed Omar)

Jerusalem – Pasukan Israel menutup satu stasiun radio Palestina di Tepi Barat Sungai Jordan, yang diduduki Israel, dan menangkap satu grup band pernikahan terkenal dengan tuduhan “menyebar hasutan terorisme”.

Satu pernyataan militer mengatakan tentara menyerbu stasiun radio Al-Huriya (Kebebasan) di Kota Al-Khalil, Tepi Barat, setelah stasiun radio itu dituduh menyiarkan lagu yang menyuarakan serangan pisau mematikan yang dilakukan satu orang Palestina di Permukiman Yahudi Halamish pada Juli 2017.

HARUS BACA :  PAF in the Market for Spares of 2 S-211 Ejection Systems

Lagu tradisional bergaya Badui tersebut ditampilkan selama suatu pesta perkawinan, dengan lirik yang diimprovisasi dengan kata-kata “mereka mengatakan tentara (Israel) mempunyai semua kekuatan, tetapi Israel membakar Halamish, kalian segerombol pemukim, kami cuma mau hidup”.

Penyanyi lagu itu, Mouhamad Barghouthi, dan beberapa anggota bandnya ditangkap dan ditahan. “Stasiun radio tersebut menyiarkan isi hasutan yang mendorong perbuatan teror,” ujar pernyataan militer, sebagaimana dikutip Xinhua.

HARUS BACA :  10 Proyek Utama Ditawarkan RI di Asia Europe Meeting
HARUS BACA :  Pendapat Pemimpin Dunia Terbelah Soal Sanksi Korea Utara

Tepi Barat Palestina

Stasiun televisi berita Israel, Channel 10, dengan mengutip Direktur Stasiun Radio itu Ayman Kawasmeh, melaporkan ini bukan pertama kali Israel  menutup stasiun radio Al-Huriya. Tetapi kali ini, dlaksanakan secara barbar.

Israel menuduh Pemerintah Otonomi Nasional Palestina menghasut teror terhadap orang Israel, sehingga mengakibatkan gelombang serangan mematikan yang dimulai pada pertengahan September 2015 dan sudah menewaskan sedikitnya 293 orang Palestina, 48 orang pemukim Yahudi, 2 orang warga negara AS, seorang wisatawan Inggris, dan 2 orang pencari suaka Afrika.

HARUS BACA :  Koarmatim Uji Tempur Fregat KRI RE Martadinata 331

Rakyat Palestina mengatakan itu adalah akibat dari 50 tahun pendudukan Israel atas Tepi Barat dan Jalur Gaza, tempat tinggal lebih dari 5 juta orang Palestina. Antara/Xinhua-OANA, 31-8-2017.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Vietnam Interested in Project 21300S Submarine Rescue Ship