China Latihan Menembak Rudal Dekat Perbatasan Korea Utara

Militer.or.id – China Latihan Menembak Rudal Dekat Perbatasan Korea Utara.

HQ-16, PLA Air Force, tembak target yang disimulasikan dari laut, dalam latihan peluru hidup di Teluk Bohay, China Timur, 5/9/2017.  (eng.chinamil.com.cn / Li Ming and Xie Biao)

Beijing – Angkatan udara China telah melakukan latihan di dekat semenanjung Korea, berlatih untuk mempertahankan diri terhadap “serangan mendadak” yang terjadi di atas laut, ujar media pemerintah China melaporkan, 6/9/2017.

HARUS BACA :  Diam-diam Zambia Telah Membeli UAV Hermes 450

Batalyon pertahanan anti-pesawat melakukan latihan pada hari Selasa pagi, 5/9/2017 di dekat Laut Bohai, teluk terdingin di Laut Kuning yang memisahkan China dari semenanjung KOrea, sebuah situs resmi militer www.81.cn melaporkan.

Pasukan melakukan perjalanan ke lokasi dari China tengah sebelum memulai latihan untuk menangkis “serangan kejutan” yang mensimulasikan pertempuran sesungguhnya, katanya.

“Kemampuan respon cepat pasukan dan tingkat tempur yang sebenarnya telah diuji secara efektif,” katanya.

Pasukan China melakukan latihan untuk menangkis “serangan kejutan” yang mensimulasikan pertempuran sesungguhnya.

HARUS BACA :  Bomber Tu-95 MS Terbang ke Laut Jepang Dikawal Su-35
HARUS BACA :  HUT Ke-72 Seluruh Kekuatan Alutsista TNI Tampil

Selama latihan, pasukan rudal Tentara Pembebasan Rakyat menembak jatuh rudal (airborne missile) yang disimulasikan terbang rendah pada saat penembakan pertama. Ini adalah pertama kalinya senjata tertentu (certain weapons), yang tidak disebutkan identitasnya, telah digunakan untuk menembak jatuh target low-altitude yang datang melewati laut, kata www.81.cn, tanpa menjelaskan lebih jauh.

Kementerian Pertahanan China tidak segera menanggapi permintaan komentar yang dikirim melalui faks.

HARUS BACA :  Pentagon Rilis Video Saat Pasukan AS Terpojok di Nigeria

Latihan tersebut dilakukan beberapa hari setelah Korea Utara melakukan uji coba nuklir keenam dan terbesar untuk sebuah bom hidrogen lanjutan dan ada kekhawatiran yang meningkat secara internasional bahwa negara tersebut merencanakan lebih banyak tes senjata, kemungkinan rudal jarak jauh.

Setelah berminggu-minggu meningkatnya ketegangan, Korea Selatan dan Amerika Serikat telah membahas penggelaran kapal induk dan pembom strategis ke semenanjung Korea.

China sangat curiga terhadap pembangunan militer AS di wilayah tersebut dan telah berulang kali mengungkapkan kemarahannya atas penyebaran sistem pertahanan anti-rudal A.S. di Korea Selatan. (shanghaiist.com).

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Diplomat: Sanksi Barat terhadap Rusia Telah Gagal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Uji Coba Starstreak TNI AD (Photo & Video)

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here