Tanggapan Panglima TNI Terkait Kerja Sama Militer Indonesia-Filipina

Militer.or.id – Tanggapan Panglima TNI Terkait Kerja Sama Militer Indonesia-Filipina.

Panglima TNI Gatot Nurmantyo 10 (antara)
Gatot Nurmantyo (Antara)

Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, mengatakan butuh proses sebelum Indonesia dan Filipina melakukan operasi militer bersama untuk menumpas ISIS. Menurut Gatot, pemberlakuan kerja sama militer berbeda bentuk dengan pengiriman pasukan perdamaian.

Gatot menjelaskan, tidak tepat jika Indonesia tiba-tiba mengirimkan pasukan ke Filipina. Peraturan di Filipina tidak memperkenankan hal tersebut. “Di Indonesia juga sama, sehingga harus ada Undang-undangnya (aturan). Kita dilarang mengirimkan (pasukan) untuk operasi militer,” ujar Gatot kepada wartawan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (8/9).

HARUS BACA :  Pasukan Pemulih Keamanan Menunggu Datangnya Pesawat

Dia melanjutkan, pengiriman pasukan untuk operasi militer berbeda bentuk dengan pasukan perdamaian. Pengiriman pasukan perdamaian ke negara konflik sudah memiliki dasar hukum.

HARUS BACA :  "Underwater Devices" dan Terdamparnya Paus - Analisis

“Ini (mengirim pasukan ke Filipina) butuh proses yang panjang,” kata Gatot.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Letnan Jenderal (Letjen), I Wayan Midhio, mengatakan pihaknya akan membicarakan dulu ajakan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. Mekanisme kerja sama antara Indonesia dan Filipina harus dibicarakan secara konkret.

HARUS BACA :  UAV Siluman Rusia Telah Lakukan Pengujian Darat

“Ini kan baru tawaran, jadi Kemenhan menyikapi dengan bijak apapun kerja sama itu.  Namun, mekanismenya yang perlu kita bahas bersama. Nanti akan digodok di Kemenhan dan Kemenkopolhukam,” ujar Wayan di Jakarta.

Selama ini, lanjut dia, Indonesia dan Filipina sudah melakukan patroli bersama untuk menanggulangi ISIS. “Perkembangan berikutnya akan kita lihat selanjutnya,” ujarnya.

Sumber : Republika

Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Singapura Negosiasi Buka Pangkalan AU di Selandia Baru

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here