Indonesia Ingin Turki Bangun Pabrik Alutsista di Dalam Negeri

Militer.or.id – Indonesia Ingin Turki Bangun Pabrik Alutsista di Dalam Negeri.

TNI berperan serta menentukan kebutuhan jenis alutsista dan spesifikasinya ketika kerja sama pengembangan industri pertahanan dilakukan dengan negara lain.

Sedang proses kerja sama antar negara tersebut dilakukan oleh Kementerian Pertahanan dan Kementerian Perdagangan dengan pihak negara terkait.

“Kita yang menentukan spesifikasi alutsista dan standarnya,” ujar Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Jumat, seusai upacara pembukaan Perlombaan Piala Panglima TNI di Cilangkap, Jakarta Timur.

Salah satu kerja sama pengembangan industri pertahanan antar negara tersebut dilakukan Indonesia dengan Turki. Rabu lalu, Wakil Menteri Industri Pertahanan Turki Ismail Demir berkoordinasi dengan Dirjen Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Sutrimo Sumarlan.

HARUS BACA :  AL dan AU Inggris Beda Persepsi Tentang Jet Tempur F-35

Kesepakatan yang tengah berjalan adalah pembuatan prototipe medium tank, hasil joint venture antara produsen alutsista Indonesia PT Pindad dengan FNSS Savunma Sistemleri Turki sejak 2015 lalu. Sedang produksinya dilakukan oleh masing-masing negara.

Di Turki, prototipe ini telah rampung dengan nama Kaplan MT dan telah diluncurkan di Ankara beberapa waktu lalu. Bahkan, Kaplan MT juga dipamerkan di 13th International Defense Industry Fair (IDEF’17) di Istanbul, Mei lalu.

HARUS BACA :  SU-30MKM Qualified to Drop GBU-12 PAVEWAY II Laser Guided Smart Bomb
HARUS BACA :  Kontingen Yongmoodo Divif 1 Kostrad, Kasad Cup

Sementara di Indonesia, prototipe ini akan diluncurkan 5 Oktober mendatang pada HUT TNI di Cilegon, Banten.

Berikutnya, kerja sama industri pertahanan kedua negara akan berlanjut dalam proyek pembuatan kapal selam tipe 214 dan drone. Kapal selam tipe ini merupakan jenis kapal selam diesel elektrik dengan sistem Air Independent Propulsion (AIP). Kapal selam ini memiliki kelebihan sulit terdeteksi karena bisa menyelam di dasar air selama 2 pekan.

HARUS BACA :  Iran Luncurkan Fateh, Rudal Balistik Pribumi

Langkah strategis pengembangan industri pertahanan bekerja sama dengan negara lain itu, kata Gatot, memiliki target agar negara tersebut mendirikan pabrik di Indonesia.

“Kalau joint tapi tidak buat pabrik di sini, namanya bukan pengembangan industri pertahanan,” katanya.​

Photo : The Turkish Navy have announced the start of construction of the TCG Piri Reis, the first Type-214TN AIP submarine at the Gölcük Naval Shipyard in Turkey (12 Oct 2015). ( photo : http://blogs.plymouth.ac.uk/dcss/2015/10/12/440/ )

Sumber : AA

Roy Prasetya
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

HARUS BACA :  SU-30MKM Qualified to Drop GBU-12 PAVEWAY II Laser Guided Smart Bomb

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Uji Terbang Terbaru Roket R-Han 122B – Militer.or.id

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here