Polandia Tawarkan Kerjasama Industri Bus ke Indonesia

Militer.or.id – Polandia Tawarkan Kerjasama Industri Bus ke Indonesia.

Bus dengan tenaga listrik Solaris Urbino 12, buatan Solaris Bus & Coach, Polandia. (infobus.pl)

Denpasar – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dengan Konsultan asal Inggris dan Delegasi Polandia membahas potensi peningkatan kerja sama transportasi melalui pertemuan bilateral.

Pertemuan pertama yang dilakukan Menteri Perhubungan bersama Pelindo I dengan Konsultan asal Inggris membahas tentang potensi kerjasama untuk pemanduan kapal di Selat Malaka dalam “Asia Europe Meeting Transport Ministers Meeting (ASEM TMM)” di Denpasar, Selasa, 26/7/2017.

Ide kolaborasi dengan pandu kapal milik Eropa, China, atau Jepang disambut baik oleh pihak Konsultan asal Inggris tersebut.

Dari diskusi pertama saya mengajukan kepada tim dari Inggris untuk membuat kolaborasi dengan pandu kapal yang dimiliki Eropa maupun yang dimiliki China dan Jepang. Mereka menyatakan kesanggupannya untuk melaksanakan hal tersebut, katanya.

HARUS BACA :  Proyek SHORAD Malaysia Mencapai Tonggak Akhir

Kolaborasi dengan berbagai stakeholder transportasi terkait pemanduan di Selat Malaka dinilai penting bagi Indonesia sebagai langkah awal untuk dapat mempengaruhi dan menjalin hubungan yang baik dengan operator pelayaran.

Selanjutnya Budi menyampaikan hasil pertemuan bilateral dengan delegasi Polandia yaitu Menteri Maritim, Ekonomi dan Pedalaman Republik Polandia Marek Grobarcyzk yang kemudian menghasilkan setidaknya dua kemungkinan kerjasama.

Pertama, kerjasama di bidang maritim yaitu upaya modernisasi pelabuhan yang potensial dilakukan di Kuala Tanjung. Kedua, tawaran kerjasama di bidang industri bus, termasuk produksi dan distribusi ke negara-negara terdekat.

“Kita berbicara tentang kemungkinan Indonesia untuk menjadi based industry bus sehingga bisa didistribusikan ke negara-negara terdekat. Untuk ini ada persyaratan khusus yang kami berikan ke Polandia yaitu untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat industri bus nya di Asia Tenggara,” ujarnya.

HARUS BACA :  Tahap Akhir Pembahasan Fregat Siluman India dengan Rusia

Selanjutnya, pertemuan bilateral Menteri Perhubungan dilakukan dengan salah satu operator penerbangan Polandia, LOT Polish Airlines.

HARUS BACA :  Hercules yang Jatuh Dinyatakan Layak Terbang

Indonesia berencana untuk meningkatkan investasi pada operasi pesawat charter Bali-Polandia yang selama ini telah dilakukan oleh maskapai tersebut.

Selain itu, tawaran dibukanya penerbangan langsung Bali – Polandia atau Jakarta-Polandia dinilai sangat potensial sebagai peningkatan konektivitas bandara-bandara di Indonesia dan luar negeri.

Solaris Urbino 12 Electric buatan Solaris Bus & Coach, Polandia (biznesalert.pl)

Untuk selanjutnya potensi kerja sama dapat kita diskusikan tentang kemungkinan “code share” antara Garuda dan LOT Polish Airlines, ujar Menteri Perhubungan.

Pertemuan bilateral ini merupakan salah satu agenda Menhub dalam Asia-Europe Meeting-Transport Ministers Meeting ke-4 yang masih akan berlanjut hingga 28 September 2017 di Bali Wakil Menteri Transportasi Republik Latvia Kaspars Ozolins sepakat dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membahas konektivitas Asia dan Eropa.

Banyaknya delegasi yang hadir dalam ASEM menjadi ukuran pentingnya isu konektivitas. Para delegasi berdiskusi dan mencari jalan untuk bisa saling terhubung dan bekerja sama dan saling menguntungkan karena globalisasi mendorong pasar bergerak lebih cepat dan lebih efektif, ujar Ozolins.

HARUS BACA :  Laos Terima Tank White Eagle dari Rusia

Dia menjelaskantujuan pertemuan ini untuk berelaborasi dan membangun kerja sama yang semakin erat, tidak hanya pada skema bisnis, tetapi juga hubungan pertemanan, tambah Ozolins.

Senada dengan hal tersebut, Menteri Perhubungan juga mengatakan peluang kerjasama terbuka dengan berbagai Negara anggota ASEM dalam forum bisnis ini.

HARUS BACA :  Skadron Udara I Sukses Latihan Tempur di Lanud RSN

Dalam forum bisnis terdapat foto serta gambar yang dapat memberikan informasi kepada para investor terkait pembangunan infrastruktur di Indonesia sehingga dapat mewujudkan konektivitas di Asia dan Eropa, kata Budi.

Dalam konferensi pers, Wakil Menteri Transportasi Latvia juga memberi dukungan kepada Indonesia dalam penyelenggaraan ASEM TMM ke-4 tahun ini.

“Wakil Menteri Transportasi Republik Latvia Mr. Kaspars Ozolin yang pada pertemuan ASEM 2 tahun lalu bertindak sebagai Chairman menyampaikan dukungan kepada pemerintah Indonesia dalam penyelenggaraan ASEM TMM ke 4 tahun ini,” jelas Menteri Perhubungan. (Antara).

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here