Presiden Jokowi: Saya Tidak Pernah Mengeluarkan Izin Reklamasi

Militer.or.id – Presiden Jokowi: Saya Tidak Pernah Mengeluarkan Izin Reklamasi.

Presiden Jokowi di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, 1/11/2017. (Sekretariat Kabinet)

Bekasi, Militer.or.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan tidak pernah mengeluarkan izin untuk reklamasi Teluk Jakarta baik saat menjadi Gubernur DKI Jakarta maupun sebagai Presiden RI. “Saya sampaikan, saya sebagai Presiden tidak pernah mengeluarkan izin untuk reklamasi,” kata Presiden Jokowi di sela peninjauan ke tambak udang pada Rabu, 1-11-2017 di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu Jokowi memberikan klarifikasi tentang Pergub DKI Jakarta Nomor 146 yang menyangkut soal reklamasi. Presiden Joko Widodo menyebutkan sebagai Gubernur DKI Jakarta, dirinya juga tidak pernah mengeluarkan izin untuk reklamasi.

HARUS BACA :  Era PARS III Dimulai Bersama Angkatan Darat Oman

“Kalau yang itu, Pergub itu kan Pergub yang merupakan acuan petunjuk dalam rangka kalau kamu minta izin, bukan reklamasinya. Kalau kamu minta izin, aturannya seperti apa, bukan kamu saya beri izin, kamu saya beri izin reklamasi, bukan itu,” kata Presiden Joko Widodo.

Terkait reklamasi, sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah akan menyelesaikan proses reklamasi Teluk Jakarta untuk pulau buatan yang telanjur sedang dibangun, yakni Pulau C dan D, dari 14 pulau yang termasuk dalam proyek.

HARUS BACA :  Jangan Memberi Ruang Terhadap PKI

“Pemerintah juga tidak mengatakan akan melanjutkan, tapi bahwa apa yang sudah dijalankan itu diteruskan dan saya kira DKI juga sependapat dengan itu,” kata JK pada Selasa 31-10-2017 di Kantor Wakil Presiden Jakarta. Menurut Wapres, keputusan untuk melanjutkan pembangunan yang sudah ada telah dibicarakan pemerintah pusat dan DKI Jakarta atas dasar pertimbangan efisiensi.

“Yang kita bicarakan sebenarnya yang existing, yang sudah ada, kan tidak mungkin dibongkar, kan lebih banyak ongkos pembongkarannya dari pada membuatnya,” ujar Wapres  Jusuf Kalla, juga mengaku sudah mendengar penjelasan langsung dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait keputusan tersebut.

HARUS BACA :  BBM Satu Harga, Distribusi Pertamina ke Nunukan Pakai Helikopter

“Ya, menurut pandangan saya, pengertian saya, begitu. Dan saya sudah bicara juga dengan Anies, bahwa penggunaannya akan harus lebih menguntungkan masyarakat dan pemerintah,” ujar Wapres.

Oleh sebab itu, Wapres menegaskan fokus pemerintah sekarang ini adalah menyelesaikan pembangunan Pulau C dan D dan mengatur penggunaannya agar bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah DKI Jakarta.

“Tidak ada cara lain, mau diapain, caranya hanya bongkar ulang, bagaimana bongkar ulangnya, kalau tidak dipakai malah lebih merusak, kalau dipakai kan ada yang memelihara,” ujar Wapres Jusuf Kalla. (Antara).

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here