Norwegia Beli 60 Rudal AIM-120 C-7

Militer.or.id – Norwegia Beli 60 Rudal AIM-120 C-7.

Rudal AIM-120 C-7 (Senior Airman Mark Hoyt, U.S. Air Force)

Washington. Militer.or.id, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah membuat sebuah keputusan untuk menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing ke Norwegia untuk rudal udara-ke-udara AIM-120 C-7 Advanced Medium Range (AMRAAM) dengan perkiraan biaya sebesar $ 170 juta. Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan menyampaikan sertifikasi yang diperlukan kepada Kongres tentang kemungkinan penjualan ini pada 14 November 2017, dirilis dsca.mil.

Pemerintah Norwegia meminta pembelian enam puluh (60) AIM-120 C-7 Advanced Medium Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM) dan empat (4) suku cadang panduan AMRAAM. Juga termasuk kontainer rudal, dukungan sistem senjata, peralatan pendukung, suku cadang dan perbaikan, publikasi dan dokumentasi teknis, pelatihan personil, peralatan pelatihan, teknik dan logistik, teknis dan dukungan dari Pemerintah AS, dan elemen logistik dan program terkait lainnya. Perkiraan nilai total kasus adalah $ 170 juta.

HARUS BACA :  Yuk,Terbang dengan P-3C Orion US Navy

Penjualan yang diusulkan ini akan mendukung kebijakan luar negeri AS dan tujuan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatkan keamanan sekutu NATO yang terus menjadi kekuatan penting bagi stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di Eropa.

HARUS BACA :  KNKT Lakukan Pengeringan Kotak Hitam Secara Bertahap – Militer.or.id

Penjualan yang diusulkan tersebut akan memperbaiki kemampuan Norwegia untuk mutual defense, regional security, keamanan regional, modernisasi kekuatan, dan interoperabilitas A.S. dan NATO. Penjualan ini akan meningkatkan kemampuan Angkatan Udara Norwegia untuk mempertahankan Norwegia melawan ancaman masa depan dan berkontribusi pada operasi NATO saat ini dan masa depan. Ini adalah tindak lanjut pembelian rudal AIM-120 C-7 tambahan. Norwegia akan mampu menyerap misil dan dukungan tambahan ini ke dalam angkatan bersenjata.

HARUS BACA :  Pilot Terlalu "Pede", Penyebab F-22 Gagal Lepas Landas

Penjualan peralatan dan dukungan yang diusulkan ini tidak akan mengubah keseimbangan dasar militer di wilayah ini.

Kontraktor utama adalah Raytheon Missile Systems, Tucson, AZ. Tidak ada kesepakatan offset yang diketahui yang diusulkan sehubungan dengan potensi penjualan ini.

Pelaksanaan penjualan yang diusulkan ini tidak memerlukan penugasan perwakilan personil atau kontraktor Pemerintah A.S. ke Norwegia.

Tidak akan ada dampak buruk pada kesiapan pertahanan A.S. sebagai hasil dari penjualan yang diajukan ini.

HARUS BACA :  F-16 Lanud Roesmin Nurjadin Jalani ‘Upgrade’ Avionik

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Lanud Supadio Selalu Siap Mempertahankan Keamanan Perbatasan

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Wantimpres Kunjungi Lanud Soewondo - Militer.or.id

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here