C-2 Greyhound US Navy Jatuh di Laut Filipina

Militer.or.id – C-2 Greyhound US Navy Jatuh di Laut Filipina.

dok. Grumman C-2 Greyhound di USS Ronald Reagan (Mate 2nd Class Charles A. Edwards Jr. / US Navy)

Tokyo, Militer.or.id – Sebuah pesawat angkut milik Angkatan Laut Amerika Serikat, C-2 Greyhound yang membawa 11 orang jatuh di Laut Filipina, atau sebelah selatan Jepang, pada Rabu, 22/11/2017 saat terbang menuju kapal induk Ronald Reagan, demikian keterangan militer setempat.

HARUS BACA :  Presiden Ukraina Panggil Pasukan Cadangan untuk Berlatih

Delapan orang telah berhasil diselamatkan, sementara tiga orang lainnya masih hilang, kata komando armada kapal ketujuh Amerika Serikat yang bermarkas di Yokosuka, Jepang.

HARUS BACA :  Usia Boleh Tua, Tapi Mirage-2000 Masih Jadi Tulang Punggung Banyak Negara

Mereka yang selamat kini telah dipindahkan ke kapal induk Ronald Reagan untuk menjalani pemeriksaan medis dan berada dalam kondisi sehat.

HARUS BACA :  Efek Korut Batalkan High-level Inter-Korean Meeting

“Upaya pencarian dan penyelamatan bagi tiga personil itu masih diteruskan oleh kapal-kapal dan pesawat milik Angkatan Laut Amerika Serikat dibantu Pasukan Pertahanan Maritim Jepang (JMSDF),” kata armada ketujuh Amerika Serikat dalam pernyataan tertulis.

“Kami juga masih menyelidiki penyebab insiden ini,” kata mereka.

dok. Grumman C-2 Greyhound di USS Ronald Reagan (Mate Airman Kathleen Gorby / US Navy)

Menteri Pertahanan Jepang, Itsunori Onodera, kepada para wartawan mengatakan bahwa Angkatan Laut Amerika Serikat telah menginformasikan jatuhnya pesawat di Laut Filipina terjadi akibat persoalan mesin.

HARUS BACA :  Grounded Armada B-1B Akibat Kursi Lontar Bermasalah
HARUS BACA :  Senegal Berencana Pesan Pesawat CN-235 Lagi

Selain membawa personil, pesawat baling-baling naas berjenis C-2 Greyhound tersebut juga mengangkut surat-surat dan barang-barang lain dari pangkalan utama armada ketujuh di darat menuju kapal induk yang tengah beroperasi di laut.

Pesawat pengangkut C-2 telah beroperasi selama lebih dari lima dekade dan rencananya akan digantikan dengan pengangkut Osprey yang punya daya jelajah lebih luas. (Antara/Reuters).

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here