Militer.or.id : Berita Militer Indonesia dan Dunia

Korea Selatan Kembangkan Torpedo Superkavitasi

Militer.or.id – Korea Selatan Kembangkan Torpedo Superkavitasi.

Kendaraan uji superkavitasi bawah air pada stan ADD di MADEX 2017

Militer.or.id – Pada Pameran Industri Pertahanan Maritim Internasional (MADEX 2017) yang diselenggarakan beberapa waktu lalu di Busan, Badan Pengembangan Pertahanan (ADD) Korea Selatan menampilkan “kendaraan uji superkavitasi bawah air”, seperti dilansir dari laman Navy Recognition.

Sebuah poster yang ditampilkan di atas kendaraan uji menjelaskan bahwa penelitian ADD berfokus pada desain cavitator untuk mengoptimalkan kinerja torpedo supercavitasi. Poster yang dipamerkan di pameran MADEX 2017 berbunyi:
Pengembangan teknologi kunci untuk torpedo supercavitasi:
– Teknologi desain supercavitator
– Bentuk rongga dan prediksi teknologi kekuatan hidrodinamika
– Terowongan kavitasi berkecepatan tinggi untuk eksperimen superkavitasi

Berbicara dengan Navy Recognition selama MADEX berlangsung, seorang insinyur ADD yang mengerjakan proyek tersebut mengkonfirmasikan bahwa pengembangan yang dimulai pada tahun 2013 sejauh ini terfokus pada desain cavitator. “Uji coba di tangki dimulai pada tahun 2015 dan mungkin pengujian langsung di laut akan berlangsung sekitar tahun 2020”, kata insinyur tersebut.

Kendaraan uji superkavitasi bawah air pada stan ADD di MADEX 2017

Diameter kendaraan uji saat ini adalah 125mm (sebagai perbandingan, torpedo VA-111 Shkval Rusia yang terkenal berdiameter 533mm). Insinyur tersebut memberi tahu kami bahwa dimensi torpedo sebenarnya belum diputuskan. Propulsor diuji dengan bahan bakar padat dan kecepatan puncak yang diharapkan adalah 100 meter per detik (sekitar 200 knot yang mana serupa dengan kecepatan Shkval). Dia menambahkan bahwa torpedo superkavitasi dirancang untuk memiliki “sonar di kepala dan sirip di belakang sebagai kemudi”.

Satu-satunya negara yang memiliki dasar pengembangan torpedo superkavitasi adalah Rusia dengan VA-111 Shkval dan keturunannya. Pengembangan Shkval dimulai pada tahun 1960. Spesifikasi menyebutkan bahwa torpedo memiliki kecepatan jelajah 200 knot dan jangkauan 20 km, dengan tabung torpedo standar 533 mm.

Prototipe pertama dibuat segera setelah tahun 1964. Pada tahun yang sama, ia meluncurkan tesnya di Lake Issyk-Kul diikuti oleh tes di Laut Hitam di dekat kota Feodosiya. Pengujian pertama hingga kelima berlangsung dengan kegagalan. Dan pada prototipe keenam berhasil lulus pengujian dan diizinkan untuk produksi tingkat penuh. Torpedo Shkval memasuki inventaris Angkatan Laut Soviet pada tahun 1977.


Rekaman menunjukkan torpedo superkavitasi buatan Korea Selatan saat pengujian dalam tangki pada tahun 2015

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *