Sumrak, Mampu Eliminasi Target dari Jarak 4 Km

Militer.or.id – Sumrak, Mampu Eliminasi Target dari Jarak 4 Km.

Senapan runduk Sumrak, buatan Lobaev Arms, Rusia. © Lobaev

Militer.or.id – Produsen senjata asal Rusia, telah mengumumkan hasil pengembangan terbaru mereka, SVLK-14 Sumrak, yang merupakan senapan runduk pertama di dunia yang mampu mengeliminasi musuh pada jarak lebih dari empat kilometer, seperti dilansir dari Russia Beyond.

Di kota Tarusa – sekitar dua jam perjalanan dari Moskow – berdiri sebuah gedung kecil berlantai satu dengan tulisan Tsar Pushka (Meriam Tsar). Sesaat, ia tampak seperti bangunan biasa dan kelihatan tidak menarik. Namun begitu di dalamnya adalah sebuah pabrik yang memproduksi beberapa senapan runduk terkuat di dunia.

Perusahaan ini menjadi pabrik swasta pertama di Rusia yang memproduksi senjata. Atas rasa penasaran, pemilik dan perancang senjata utama perusahaan itu, Vlad Lobaev, mempelajari seni tembakan dan produksi senjata bukan dari tanah airnya, tapi dari AS. Di sanalah ia membeli perlengkapan senilai jutaan dolar AS untuk pabriknya.

HARUS BACA :  Mesir Jajaki Kerjasama Industri Militer Dengan Portugal

“Sangat mudah”, kata kepala teknisi KBIS Yuri Sinichkin. “AS punya ratusan perusahaan swasta yang memproduksi senjata berlisensi. Oleh karena itu, disana adalah salah satu pasar produski senjata paling berkembang di dunia. Inilah mengapa sebagian dari senapan Tsar Pushka, yang digunakan pengawal Putin, dibuat dengan teknologi dan pengetahuan dari Amerika”.

Senjata Utama “Rusia-AS”

Menurut Sinichkin, produk buatan pabriknya yang paling kuat adalah SVLK-14S, yang dijuluki sebagai Sumrak (Senja) karena keperkasaannya.

HARUS BACA :  USS Detroit Mulai Menguji SSMM

“Senjata ini dibuat dengan hati-hati, seperti mobil Ferrari atau Porsche, untuk mereka yang menyukai senjata berpresisi tinggi dan untuk penembak profesional di kompetisi menembak jarak jauh”, Sinichkin menambahkan.

HARUS BACA :  Masa Depan F-35 Italia Masih Misteri di Bawah Pemerintah Baru

Ia menggunakan peluru .408 CheyTac (10,3 milimeter), yang keluar dari laras dengan kecepatan 900 meter per detik.

“Sebagai contoh, pelurunya dapat menembus rel kereta api setebal tiga sentimeter. Bayangkan apa yang akan terjadi jika ia mengenai musuh. Tidak ada rompi anti peluru yang dapat menyelamatkannya”, sang teknisi mengatakan.

Namun begitu, seperti mobil mewah, senapan ini tidak diproduksi untuk keperluan tempur, karena untuk meningkatkan jarak tembakan dan akurasinya produsen harus mengurangi bagian “rentetan”-nya ketika pelatuk ditarik. Akibatnya, ia hanya dapat menembak sekali.

Satu hal yang spesial dari Sumrak lagi adalah laras aluminium kualitas tinggi yang berat dengan panjang 1,43 meter, yang dapat berfungsi secara efektif pada suhu berbeda dari -40 derajat hingga 60 derajat Celsius. Ini memberikan senapan tersebut kekuatan dan berat yang cukup besar yakni 9,6 kilogram.

HARUS BACA :  China Mulai Membangun Kapal Induk Ketiga

“Senapan ini dirancang dengan dua tipe rem laras yang mengurangi kejutan sehingga ia sangat nyaman. Tidak ada senapan dengan kaliber ini di dunia yang memungkinkan penembak melakukan 150-200 tembakan setiap harinya tanpa hentakan. Semua ini ada pada senapan runduk Sumrak. Ia juga punya bentuk yang klasik dan menonjol dengan detail yang minimalis. Tidak ada yang terlihat berlebihan, hanya yang dibutuhkan untuk mencapai jarak maksimal dan akurasi tinggi”, kata Sinichkin.

HARUS BACA :  Pentagon, Kongres AS Cari Alternatif S-400 untuk Turki

Anda tidak akan mampu berlarian di dalam hutan dengan membawa senapan ini, tapi Anda bisa jadi yang pertama di dunia untuk menembak tepat sasaran ke target dengan jarak 4,2 kilometer. Sesuatu yang telah dilakukan oleh sniper Rusia pada akhir September 2017 lalu.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here