Prancis Luncurkan Studi Penggantian Kapal Induk Charles de Gaulle

Militer.or.id – Prancis Luncurkan Studi Penggantian Kapal Induk Charles de Gaulle.

Kapal induk Charles de Gaulle (R91) Angkatan Laut Prancis. US Navy via wikimedia.org

Militer.or.id – Prancis siap meluncurkan studi tentang penggantian kapal induk satu-satunya milik Angkatan Laut Prancis (Marine Nationale), seperti dilansir dari laman Navy Recognition.

Charles de Gaulle akan memasuki masa pensiun pada tahun 2040, sesuai perencanaan undang-undang militer 2019-2025 yang akan dipresentasikan di dewan menteri.

“Kami mencadangkan kemungkinan untuk memiliki kapal induk bersamaan dengan Charles de Gaulle atau setelahnya”, menurut seorang sumber yang dekat dengan Kementerian Pertahanan, Florence Parly.

Menurut AFP, Prancis berencana mengalokasikan anggaran sebesar € 295 miliar untuk militernya antara tahun 2019 dan 2025, tujuannya adalah meningkatkan pengeluaran pertahanan menjadi 2% dari PDB pada tahun 2025, sesuai rancangan undang-undang program militer.

HARUS BACA :  Jet Tempur Generasi 5, MiG-41 Bukan Mitos

Anggaran pertahanan Perancis pada tahun 2018 sebesar € 34,2 miliar, akan mendapat kenaikan sekitar € 1,7 miliar per tahun sampai 2022 diikuti oleh kenaikan € 3 miliar per tahun mulai tahun 2023 sesuai dengan undang-undang perencanaan militer.

HARUS BACA :  Pelaku Bom Bunuh Diri Serang Pembangkit Listrik di Baghdad

Menurut Navy Recognition, baik Angkatan Laut dan Naval Group Prancis (dulu DCNS), sangat berharap pada studi kapal induk baru yang didanai sedini mungkin, karena ada celah yang sangat tipis.

HARUS BACA :  Modifikasi MiG-31K untuk Angkut Rudal Kinzhal

Jika studi tersebut didanai pada akhir 2018, maka ada kemungkinan potensi pengganti Charles de Gaulle akan siap pada waktunya saat Charles de Gaulle menjalani perbaikan berikutnya.

Satu-satunya kapal induk Prancis saat ini tengah menjalani perbaikan paruh baya.

Pemeriksaan ulang dijadwalkan rata-rata setiap 7 tahun. Sebagai contoh, pemotongan baja pertama HMS Queen Elizabeth Angkatan Laut Inggris berlangsung pada bulan Juli 2009, diluncurkan bulan Juli 2014 dan memulai uji coba laut pada bulan Juni 2017.

HARUS BACA :  Mobil Sapuangin Speed 5 ITS Siap Berlaga di Jepang

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  1620 Personel PPRC TNI, Bergerak ke Daerah Latihan

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Kapal Perang China Diduga Mempunyai Senjata Railgun Elektromagnetik