Media China : Militer India “Terlalu Amatir” Gunakan Alat Canggih

Militer.or.id – Media China : Militer India “Terlalu Amatir” Gunakan Alat Canggih.

Kapal selam bertenaga nuklir Angkatan Laut India, INS Arihant. © Chanakyathegreat via commons.wikimedia.org

Militer.or.id – Sebuah media berbahasa China menyebut bahwa Angkatan Laut India terlalu amatir untuk mengoperasikan kapal selam nuklir kebanggaan armadanya karena seseorang telah membiarkan sebuah pintu penutup terbuka, seperti dilansir dari laman Asia Times.

Global Times juga mengatakan, bahwa teknologi “oplosan” Angkatan Bersenjata India tidak saling kompatibel meskipun miliaran dolar telah dikeluarkan untuk mengimpor senjata dari berbagai pemasok, termasuk Rusia, Prancis, Inggris dan Amerika Serikat, sementara juga mencoba mengembangkan versi dalam negeri.

HARUS BACA :  Denmark Borong Banyak Rudal SM-2 Blok IIIA Untuk Fregat Iver Huitfeldt

INS Arihant, satu-satunya kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir buatan India dan simbol ambisi “Laut Biru” negara itu, baru saja terlihat sejak menyelesaikan uji coba laut pada awal tahun 2016 dan resmi diluncurkan pada bulan Agustus di tahun yang sama.

HARUS BACA :  Asops Kasad Kunjungi Satgas Konga 37-D di Afrika

Baru-baru ini diungkapkan bahwa kapal selam tersebut, yang di bangun dengan biaya sebesar US $ 2,9 miliar, terpaksa kembali ke pelabuhan setelah sebuah lubang belakang dibiarkan terbuka saat menyelam dan membanjiri pembangkit propulsi. Kompartemen propulsi pada kapal selam bertenaga nuklir tersebut mencakup reaktornya.

HARUS BACA :  Jadi 'Polisi Dunia', AS Tempatkan 300K Tentara di 177 Negara

Global Times mengolok-olok “ketidakdisiplinan serta kelambanan” dari komandan dan awak kapal selamnya dan mengatakan bahwa Angkatan Laut India mungkin “terlalu amatir” untuk mengoperasikan kapal selam canggih dan rumit tersebut.

“Sebagai senjata strategis, kapal selam nuklir membutuhkan perawatan dengan hati-hati, pengelolaan dan operasional yang ketat. Namun, para pelaut di kapal selam itu telah gagal merawatnya dengan baik”, menurut pakar militer asal Beijing.

Menurut media India, The Hindu, kapal selam tersebut harus menghabiskan lebih dari 10 bulan untuk pengeringan dan menjalani perbaikan di pelabuhan Visakhapatnam. Kementerian Pertahanan India mengatakan bahwa kapal selam yang berbobot 6.000 ton itu sekarang kembali beroperasi.

HARUS BACA :  Presiden Trump Kunjungi Tentara AS di Korea Selatan
HARUS BACA :  Pangkalan Udara TNI AU di Maluku Tenggara Diaktifkan Kembali

India adalah negara keenam yang berhasil membangun kapal selam nuklirnya sendiri, namun insiden tersebut sangat memalukan bagi angkatan bersenjata setelah mereka menunjukkan kekuatan militernya pada perayaan Hari Republik ke-69 akhir bulan lalu.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here