Angkatan Udara India Bantah Minat F-35 AS

Militer.or.id – Angkatan Udara India Bantah Minat F-35 AS.

Jet tempur generasi kelima F-35 Lightning II terbang perdana di Edward AFB. ©U.S. Air Force via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Angkatan Udara India atau IAF, membantah telah menunjukkan ketertarikan eksplisit untuk pengadaan jet tempur siluman F-35 Lightning II AS bagi armada tempurnya yang kian menipis, seperti dilansir dari laman The Indian Express.

Laporan tentang IAF yang meminta Lockheed Martin untuk memberi briefing rahasia mengenai F-35 terjadi ditengah kabar bahwa pemerintah sudah memutuskan untuk membatalkan proposal membuat pesawat tempur asing bermesin tunggal di India.

HARUS BACA :  Mengisi Teknologi Inti Pesawat KFX/IFX

“Kami [Angkatan Udara India] belum secara resmi meminta pengarahan tentang F-35 atau tidak ada permintaan yang diajukan ke AS”, menurut Marsekal BS Dhanoa, Kepala Staf IAF kepada The Indian Express.

HARUS BACA :  Masalah Khashoggi Bukan Hanya Urusan Riyadh-Ankara – Militer.or.id

Sumber mengatakan bahwa pembelian jet tempur berikutnya adalah keputusan yang harus diambil dengan banyak pertimbangan, termasuk pertimbangan strategis.

HARUS BACA :  Jangan Lagi Uji Kami: Hamas Ancam Pukul Tel Aviv

Pertimbangan keuangan, saat ketentuan anggaran terbatas untuk pengadaan berskala besar oleh Kementerian Pertahanan India, juga akan memainkan peran penting dalam pengambilan keputusan tersebut.

Dhanoa mengatakan bahwa pada saat ini IAF hanya memiliki 31 skuadron tempur yang seharusnya ada 42 skuadron, maka sangat penting agar segera memenuhi kekurangan tersebut. Dengan demikian, sebaiknya hal ini dilakukan lewat kesepakatan pemerintah-ke-pemerintah untuk memperoleh pejuang berikutnya.

HARUS BACA :  Thailand Announces USD6.5 billion Defence Budget
HARUS BACA :  China Mulai Tertarik Lagi dengan J-31 ?

Menambahkan, Dhanoa menyebut proposal untuk membeli dan membuat jet tempur bermesin tunggal dibuat dua tahun lalu dengan berbagai pertimbangan. Ini termasuk biaya akuisisi pesawat bermesin tunggal yang secara signifikan lebih rendah daripada pesawat bermesin ganda seperti Rafale.

Apalagi, biaya operasional pesawat tempur bermesin tunggal juga lebih kecil daripada jet tempur bermesin ganda. Keputusan awal mengenai pemilihan akan memungkinkan IAF untuk membangun kekuatan tempurnya, bersamaan dengan induksi jet tempur domestik Tejas buatan HAL.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here