Militer.or.id : Berita Militer Indonesia dan Dunia

Gawat, Hubungan Inggris-Rusia Memanas – Militer.or.id

Militer.or.id – Gawat, Hubungan Inggris-Rusia Memanas – Militer.or.id.

London, Inggris (photo: DaniKauf via commons.wikimedia.org)

Militer.or.id – Laksamana Lord West (Sir Alan West), mantan pimpinan Royal Navy (First Sea Lord – 1SL/CNS), mengatakan bahwa dunia harus ‘melakukan beberapa langkah yang masuk akal’ ketika berhadapan dengan Putin.

Inggris berada pada “risiko perang yang sesungguhnya” dengan Rusia, ujar mantan kepala militer Inggris itu memperingatkan, yang dirilis thesun.co.uk, 16/3/2018.

Ia mengatakan bahwa Inggris benar-benar memiliki risiko perang dengan Rusia, beberapa jam setelah Theresa May meluncurkan sebuah respon sengit terhadap keracunan mata-mata Rusia Sergei Skripal

Mantan pemimpin tersebut mengklaim bahwa Vladimir Putin sangat berbahaya ‘dan’ berpikir dia bisa lolos dengan apapun.

Dia menambahkan: “Jika kita tidak hati-hati, kita akan berakhir dalam perang nuklir.”

Perdana Menteri Inggris Theresa May mendepak 23 diplomat Rusia keluar dari Inggris setelah diplomat Rusia dan mata-mata Sergei Skripal diracun di Salisbury dengan gas saraf kelas militer pada tanggal 4 Maret.

Theresa May, menduga Rusia sebagai pihak yang bertanggung jawab atas insiden yang menimpa Sergei Skripal. Mantan mata-mata Rusia yang kini tinggal di Inggris itu ditemukan dalam keadaan krisis setelah terpapar racun kelas militer di Salisbury.

Kepada parlemen, Theresa May mengatakan bahwa pemerintah Rusia bertanggung jawab langsung atau mengizinkan racun tingkat militer itu jatuh ke tangan orang lain. London memberikan Moskow waktu untuk menjelaskan penggunaan racun tersebut hingga Selasa (13/3/2018) tengah malam waktu setempat

Theresa May menuntut jawaban atas percobaan pembunuhan ganda yang hampir membunuh Sergei dan anak perempuannya yang berusia 33 tahun.

Rusia dan Putin telah membantah terlibat, mengabaikan tenggat waktu yang ditetapkan oleh PM Inggris untuk menjelaskan situasinya, dan menanggapi dengan sebuah peringatan untuk tidak mengancam dengan “kekuatan nuklir”.

Laksamana West menyarankan agar percobaan pembunuhan Skripal dikaitkan dengan bekas Negara Soviet tersebut karena agen saraf Rusia yang digunakan.

Dia kemudian mengklaim bahwa Putin tahu tentang percobaan pembunuhan selama ini.

Putin dinyatakan telah mengucurkan jutaan dolar ke militer Rusia, mengklaim bahwa negara tersebut memiliki senjata nuklir yang tak terbendung.

Rusia diperkirakan mengusir diplomat Inggris sebagai tanggapan atas keputusan May, yang memicu perang diplomatik tit-for-tat antara kedua negara.

Semua rencana pembicaraan dengan pejabat Rusia, termasuk kunjungan dari menteri luar negeri, telah dibatalkan dan PM telah mengumumkan undang-undang baru untuk membantu Inggris mempertahankan diri dari segala bentuk aktivitas Rusia yang bermusuhan.

Sekutu Inggris Prancis, Jerman dan AS mendukung penuh dari sikap keras ini.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *