Korps Artileri Medan Bentuk Satuan Meriam dan Satuan Roket

07 Desember 2016

Satuan artileri roket TNI AD (photo : Kostrad)

CIMAHI, TRIBUNJABAR.CO.ID — Diperingatan hari jadinya yang ke-71, Korps Artileri Medan (Armed), berupaya mewujudkan modernisasi alutsista menuju “World Class Gunner”.

Kamandan Pusat Kesenjataan Armed, Brigadir Jendral TNI, Yudi Satriyono S.H, mengatakan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi persenjataan, saat ini Pussenarmed telah mewujudkan satuan Meriam yaitu satuan Meriam Ringan (76 MM dan 105 MM) baik tarik maupun gerak sendiri (GS).

“Selain itu telah terwujud juga satuan roket, mudah-mudahan ke depan Pussenarmed mampu mewujudkan satuan Rudal sehingga satuan meriam, satuan roket dan satuan rudal dapat digelar di negara kesatuan republik Indonesia,” ujar Brigjend TNI, Yudi Satriyono S.H, dalam rilis yang diterima Tribun, Rabu (7/12/2016).

Oleh karena itu, sambung Brigjend TNI Yudi Satriyono, selaku pembina kecabangan, Pussenarmed akan selalu memperbaharui diri, dengan perkembangan artileri dunia saat ini.

“Selama kurun waktu pengabdian 71 tahun kepada NKRI, satuan Armed selalu berupaya menjadi kekuatan yang dapat diandalkan, oleh negara dalam upaya menjaga keutuhan NKRI dan kewibawaan bangsa,” katanya.

Sebagai dharma bakti kepada negara, kata Brigjend TNI Yudi S, ada beberapa prestasi yang telah di raih oleh satuan Armed selama 2015 dan 2016 seperti melakukan operasi pengamanan daerah rawan di Maluku dan Maluku Utara, yang dilaksanakan oleh Batalyonarmed 12/Angicipi, pemecahan rekor renang Militer oleh Sertu Suwito Gizat, dengan catatan waktu 47,2 detik dan pemecahan rekor menembak senapan oleh Letda Arm Didik Irawan, dengan nilai 290,017 dari kesatuan YONARMED-7/105 MM GS.

(TribunNews)

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here